Ndableg Bukan Usaha sampai Jauh Malam, 25 Orang Diamankan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ndableg Bukan Usaha sampai Jauh Malam, 25 Orang Diamankan

Ndableg Bukan Usaha sampai Jauh Malam, 25 Orang  Diamankan Salahs atu tempat usaha warung kopi yang digunakan nongkrong dibubarkan petugas dan penanggung jawabnya digiring ke Polres Malang Kota.

Klikapa.com -Aparat Kepolisian tidak lagi kompromi dengan pelaku usaha yang 'ndableg' buka usaha hingga jauh malam hari dan warga yang tetap dengan aktivitas berkerumun. 25 orang diamankan ke Polres Malang Kota, Kamis (26/3/2020) malam.


Sesuai surat edaran Wali Kota Malang, tempt usaha kafe, warung kopi termasuk mall dan swalayan tidak dibatasi hingga pukul 20.00 wib. Namun nyatanya ttidak sedikit yang tak gubris larangan itu.


Petugas Operasi gabungan malam ini digelar bersama TNI dan Satpol PP Kota Malang. Sejumlah tempat pun disisir petugas. Operasi itu merupakan cipta kondisi untuk menghentikan rantai penyebaran virus Corona. 

Hasilnya, 25 orang penanggung jawab  usaha digelandang ke Mako Polresta Makota. Para pengusaha tersebut kedapatan masih melakukan transaksi penjualan di luar ketentuan. 


Tak hanya kafe, beberapa toko retail besar juga kedapatan masih melakukan pelanggaran.
Bahkan, ada yang menempel pengumuman toko buka hingga pukul 21.00. Serta, masih ditemukan beberapa pelanggan yang nongkrong dan menikmati sajian yang ada di kafe. 


Razia tersebut dilakukan di sepanjang Jalan Bondowoso, Jalan Galunggung, Jalan Kawi hingga Jalan Basuki Rahmat.


Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata menjelaskan, operasi gabungan tersebut sebelumnya sudah digelar selama tiga hari terakhir. 

"Tiga hari kemarin, kami memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat. Hari ini, kami naikkan levelnya, langsung kami amankan," tegas Leo panggilan akrabnya. 


Menurutnya, operasi gabungan yang dilakukan secara serentak di lima kecamatan itu melakukan penghentian perniagaan dan pembubaran massa. Ketika melihat tempat usaha yang masih buka, mereka langsung berhenti dan mengamankan penanggung jawabnya.


"Ada 25 orang penanggung jawab maupun pemilik usaha yang kami amankan. Ini masih terus berjalan," sambung Leo. 

''Nantinya, para penanggungjawab tersebut akan dimintai keterangan serta, kami minta membuat surat pernyataan agar kejadian hari ini tidak terulang kembali," tegas Leo. 
 


BERITA TERKAIT