Berdalih Cari Asisten, Dokter Palsu Dilaporkan Berbuat Cabul | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Berdalih Cari Asisten, Dokter Palsu Dilaporkan Berbuat Cabul

Berdalih Cari Asisten, Dokter Palsu Dilaporkan Berbuat Cabul Tersangka Deden Santosos saat digelandang petugas Polres Malang.(agung)

Klikapa.com -Seorang pria bernama  Deden Santoso, warga Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ditangkap dan ditahan di Polres Malang sejak awal pekan lalu. Itu lantaran pria berusia 37 tahun ini mengaku sebagai dokter naturopati, tapi ujungnya untuk melakukan pencabulan.

Saat ditangkap, bapak dua anak yang mengaku bekerja sebagai konsultan kesehatan. Ia ditangkap polisi menyusul laporan orangtua korbannya, gadid berinisal AS, 17, warga Pasuruan.

"Tersangka mengaku sebagai dokter naturopati. Padahal di ilmu kesehatan sama sekali tidak ada. Dan selama ini penafsiran orang terhadap tersangka adalah seorang dokter," terang Aipda Erlehana BR Maha, penyidik UPPA Satreskrim Polres Malang, mendampingi Kanit PPA Ipda Afrizal Akbar Haris. Rabu (1/4/2020).

Sesuai laporan korban, kejadiannya  bermula saat tersangka membuka rekrutmen calon asisten pribadinya. Korban yang tertarik, lalu mencoba mendaftar pada bulan Desember 2019 lalu dengan diantarkan orangtuanya.

Sebelum menjadi asistennya, tersangka memberikan materi dan praktek secara langsung. Semula korban menurut dan percaya. Ia mengikuti semua tahapan praktek yang dilakukan oleh tersangka.

Tahapan praktek pertama dengan memijat anggota tubuh korban, mulai dari kepala hingga tubuh serta (maaf) payudara. Saat itu korban masih berdiam diri, karena masih percaya dan berharap bisa menjadi asisten tersangka.

Baru ketika tahapan praktek kedua yang dilakukan di klinik sosial milik tersangka di Lawang pada bulan Januari 2020, AS akhirnya buka suara pada orangtuanya. Pasalnya, tersangka tidak hanya mengulangi memijat payudaranya, tetapi juga memainkan jari tangannya ke kemaluan korban.

Mendengar pengakuan anaknya yang mendapat perlakuan tidak senonoh, orangtua korban melaporkan ke Polres Malang. Berdasarkan laporan itulah akhirnya polisi menyelidiki dan menangkap tersangka di rumahnya.

"Sementara ini baru ada dua korban yang melapor. Namun dari pengakuan tersangka, bahwa dirinya juga pernah melakukan perbuatan yang sama terhadap beberapa santriwati di salah satu Ponpes di Kecamatan Lawang," jelasnya.

Sementara itu, meskipun sudah ada pengakuan dari


BERITA TERKAIT