5 WNI di Luar Negri Meninggal karenca Covid-19 dan Positif Terpapar 204 | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

5 WNI di Luar Negri Meninggal karenca Covid-19 dan Positif Terpapar 204

  • 03-04-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :219
5 WNI di Luar Negri Meninggal karenca Covid-19 dan Positif Terpapar 204 ilustrasi.(dok.voa)

Klikapa.com -Kementerian Luar Negeri RI menyatakan ada lima warga Indonesia yang  dinyatakan meninggal akibat terinfeksi virus corona (Covid-19) di luar negeri.

Data Kemlu RI per Jumat (3/4/2020), kelima orang itu terdiri dari satu WNI di Inggris, dua WNI di Malaysia, dan dua WNI di Singapura.

Menurut pelaksana tugas juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, salah satu WNI yang meninggal di Malaysia dipastikan bukan peserta jamaah tablig di Masjid Sri Petaling.

"Sudah dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak terkait dengan jemaah tabligh tapi seseorang yang bekerja di Kuching. Jenazah sudah dimakamkan di Selangor, Malaysia, dan tidak dipulangkan ke Tanah Air. Ini sudah atas izin dan kesediaan keluarga yang bersangkutan," kata Faizasyah dalam jumpa pers Kemlu secara daring pada Rabu (1/4/2020).

Sementara, KBRI London menuturkan bahwa WNI yang meninggal di Inggris itu bernama Neneng Jaya berusia 62 tahun. Neneng diketahui meninggal pada Jumat (27/3/2020).

Mengutip lansiran antara, Neneng diketahui sebagai pekerja migran yang telah bekerja untuk keluarga NIshat Hussain di London sejak 15 tahun lalu.

Berdasarkan informasi dari keluarga Hussain, Neneng dibawa ke North Middlesex Hospital pada 18 Maret lalu. Neneng dinyatakan positif corona dua hari setelahnya.

Neneng dimakamkan di Stanmore Cemetery atau Eternal garden of Peace pada 1 April lalu.

Di Singapura, dua WNI dinyatakan meninggal setelah mengidap Covid-19. Kedua WNI itu masing-masing merupakan perempuan berusia 64 tahun dan pria berusia 63 tahun.

Pasien berusia 64 tahun meninggal pada Sabtu (21/3) lalu setelah mengalami kritis selama berada di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Penyakit Menular Singapura (NCID). Dia masuk rumah sakit tersebut pada 13 Maret setelah tiba dari Indonesia pada hari yang sama. Dia dinyatakan positif virus corona pada hari berikutnya. 

Sementara itu, pria WNI berusia 63 tahun meninggal pada Kamis (2/4) lalu setelah mengalami komplikasi penyakit karena memiliki riwayat diabetes


BERITA TERKAIT