Ramayana Depok PHK 159 Karyawannya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ramayana Depok PHK 159 Karyawannya

  • 07-04-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1170
Ramayana Depok PHK 159 Karyawannya Ramayana Kota Depok.(dok.viva)

Klikapa.com -Sedikitnya 159 karyan PT Ramayana Kota Depok telah dirumahkan. Ikhwal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok berjanji bakal memperhatikan nasib pekerja Ramayana yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Salah satunya adalah dengan Program Kartu Prakerja (PKP).

Kepala Disnaker Kota Depok Manto Djorghi menuturkan, pendaftaran PKP bagi pekerja Ramayana ini akan disampaikan pada 8 April 2020.  

“Semua karyawan PT. Ramayana Depok yang di-PHK didaftarkan. Kami tidak melihat warga Depok saja, namun karyawan yang terdaftar sebagai karyawan Ramayana Depok,” katanya, Selasa, (7/4/2020).

Manto mengaku kasus ini juga sudah dilaporkan melalui WhatsApp (WA) kepada Kadisnakertrans Provinsi Jawa Barat di Bandung. Berdasarkan laporan yang ia terima, jumlah pekerja yang di-PHK di pusat perbelanjaan itu mencapai 159 orang.

Manto menjelaskan, dari kartu PKP ini para pekerja yang di-PHK bisa menerima bantuan sekira Rp1 juta untuk satu bulan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika dinyatakan lolos, mereka bakal mendapat bantuan itu selama empat bulan, sampai mendapat pekerjaan baru. Lalu mereka juga mendapat biaya Rp1 juta untuk biaya pelatihan. 

“Bila lulus dan mendapat sertifikasi oleh tim pelaksana pusat mereka akan mendapat uang tunggu selama empat bulan, dan biaya pelatihan yang diminati untuk menunjang mendapat pekerjaan,” katanya.

Lebih lanjut, Manto mengatakan, dia sudah bertemu pihak manajemen Ramayana pada Jumat lalu, 3 April 2020. Dalam pertemuan itu, sempat dibahas rencana merumahkan 159 karyawan.

“Sebelumnya mereka melakukan bipartit tentang pengurangan upah sementara dirumahkan namun ternyata belum mendapatkan kesepakatan,” katanya.

Pihak Ramayana mengatakan, pengurangan karyawan ini sudah dibicarakan pada tataran manajemen pusat. Dalam pertemuan itu pihak manajeman mengaku sudah kesulitan untuk membayar operasional tokonya.

“Ramayana yang banyak cabang sekira 24 cabang se-Jabodetabek memang ada rencana pengurangan yang saat ini memang sangat berpengaruh akibat Covid-19. Kan mereka mall-nya sudah tutup yang buka hanya barang pokok yang di


BERITA TERKAIT