Jakarta Baru Terapkan PSBB Hari Jumat | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Jakarta Baru Terapkan PSBB Hari Jumat

  • 07-04-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :228
Jakarta Baru Terapkan PSBB Hari Jumat Jalan-jalan di Jakarta yang mulai sepi beberapa hari terakhir sebelum diterapkan PSBB.(ist)

Klikapa.com -Mendapat izin melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ternyata baru akan menerapkannya mulai hari Jumat (10/4/2020)

"DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan menteri, efektif mulai hari Jumat, tanggal 10 April 2020, " ujar Anies Baswedan dalam jumpa pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020) malam.

Anies mengatakan penerapan PSBB itu sudah dibicarakan berasama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta yang berlangsung hingga malam hari.

Baca Juga: Jakarta Resmi PSBB, Bogor segera Mengikuti

"Kita semua menyadari bahwa persoalan covid-19 membutuhkan kerja semua pihak untuk bisa mengendalikan penyebaran ini, karena penyebarannnya dari orang ke orang. itu sebabnya interaksi antarorang penting sekali untuk dibatasi," katanya.

Anies pun menegaskan secara prinsip DKI selama ini sudah menerapkan apa yang diatur lewat PSBB seperti pembatasan rumah ibadah, sekolah, tempat kerja, dan transportasi. Oleh karena itu, sambungnya, yang akan dilakukan mendatang adalah untuk penegakan agar ditaati masyarakat.

Untuk diketahui, mulanya Anies mengirim surat ke Terawan Agus Putranto guna meminta restu penerapan PSBB di DKI Jakarta. Merujuk pada PP Nomor 21 Tahun 2020, kepala daerah yang ingin menerapkan PSBB harus meminta izin ke Menkes. Selanjutnya, Menkes pun berkonsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nasional mengenai ajuan kepala daerah tersebut.

Setelah melalui beberapa proses revisi, pengajuan dari DKI itu akhirnya disetujui. Terawan meneken surat persetujuan PSBB di DKI. Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020.

Terawan mempertimbangkan sejumlah hal. Pertama, data yang menunjukkan peningkatan dan penyebaran kasus virus corona yang signifikan dan cepat, serta transmisi lokal di Jakarta.

Lalu, kajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, dan aspek lainnya terkait pelaksanaan PSBB di DKI guna menekan penyebaran Covid-19.


BERITA TERKAIT