Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Ikut Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Ikut Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan

  • 23-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :288
Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Ikut Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan Petugas saat mengeakuasi korban dari puing-puing jatuhnya pesawat PIA di Pakistan.(dok.afp)

Klikapa.com -Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan tidak ada warga Indonesia (WNI) yang ikut menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan pesawat Pakistan International Airlines (PIA) di Karachi, Pakistan, pada Jumat (22/5/2020) kemarin.

"Berdasarkan passenger list, tidak terdapat penumpang WNI," tulis Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha, dalam keterangan pers, Sabtu (23/5/2020).

Pesawat Airbus A320 yang mengangkut 99 penumpang dan 8 awak dengan nomor penerbangan PK8303 itu terbang dari Lahore. Dilaporkan pesawat jatuh ketika hendak mendarat di Karachi.

Menurut laporan, pilot sempat menyampaikan pesan darurat kepada petugas menara lalu-lintas udara dan tidak lama kemudian hilang dari pantauan radar. Diduga terjadi kerusakan mesin ketika hendak mendarat.

Pesawat itu lantas jatuh di kawasan pemukiman padat penduduk Model Valley, Karachi. Sampai saat ini proses evakuasi masih dilakukan.

Sementara laporan otoritas Pakistan menyebutkan telah menemukan jasad 85 orang dan  19 mayat di antaranya sudah berhasil diidentifikasi.

Pesawat penumpang jenis Airbus A320 itu jatuh di sebuah pemukiman di Kota Karachi, Pakistan Selatan. Dari laporan Aljazeera yang dikutip Sabtu (23/5/2020), setidaknya ada dua penumpang pria selamat dari kecelakaan tragis tersebut.

Dua penumpang selamat itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan Pakistan Meeran Youuf kepada Al Jazeera. Dari informasi manifes itu, setidaknya ada 91 penumpang dalam pesawat.

Meeran Yousuf mengatakan bahwa 85 orang telah tewas. Ia bilang 53 mayat sudah disimpan di beberapa tempat seperti pusat medis pascasarjana Jinnah, rumah sakit pemerintah di Karachi. Lalu, 32 di rumah sakit Sipil Karachi.

Sementara, Kepala PIA Arshad Malik dalam pesan video yang dirilis setelah kecelakaan itu menyampaikan pihaknya mendengar pernyataan pilot pesawat.

"Kata-kata terakhir yang kami dengar dari pilot kami ada masalah teknis. Ia sudah diberitahu pada pendekatan akhir ada landasan pacu yang tersedia untuk mendarat. Tapi, pilot memutuskan ia ingin berkeliling," jelas Arshad.

Kemudian, pesawat nahas


BERITA TERKAIT