Kecan dengan Wanita Penghibur Pria Ini Jadi Korban Penipuan dan Pencurian | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kecan dengan Wanita Penghibur Pria Ini Jadi Korban Penipuan dan Pencurian

  • 24-05-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2649
Kecan dengan Wanita Penghibur Pria Ini Jadi Korban Penipuan dan Pencurian barang bukti dan KTP tersangka yang diamankan polisi.(ist)

Klikapa.com -Seorang wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) diamankan Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Ia diduga melakukan penipuan dan pencurian terhadap lelaki yang menjadi pelangggannya.

Wanita itu Wita, 33, asal Surabaya. Sementara korbannya Oni, 30, juga warga Surabaya. Barang berharga korban yang dicuri di antaranya handphone, ATM dan beberapa barang lainnya.

"Tersangka ini menipu hingga mencuri barang korban saat berkencan di sebuah hotel. Pelaku juga menguras isi ATM korban yang berjumlah Rp 9 juta dan HP," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana, Sabtu (23/5/2020).

Ia menjelaskan, korban dan pelaku awalnya kenal melalui aplikasi MiChat. Keduanya lalu kencan di sebuah kos di Jalan Simo Hilir Barat, Surabaya pada Senin (18/5) lalu.

Selanjutnya, keduanya kencan lagi di sebuah hotel di Jalan Jawa, Surabaya. Di tengah-tengah kencan itulah, korban tertidur. Itu dimanfaatkan pelaku untuk mencuri barang berharga korban hingga menguras ATM korban.

Keesokan harinya, korban keget. Saat bangun wanita yang dikencaninya tersebut sudah tidak ada di hotel. Barang-barang berharganya raib. Korban kemudian melapor ke polisi.

"Dapat laporan itu, kami langsung lakukan penyelidikan, olah TKP hingga periksa CCTV. Di situ kami dapat mengidentifikasi pelakunya dan dapat menangkapnya. Pelaku ini kami amankan di hotel itu juga (Jalan Jawa)," jelas Arief.

Dalam pemeriksaan terungkap, tersangka mengaku sebagai cewek panggilan. Selain itu, tersangka juga bekerja di sebuah salon.

"Jadi, yang di aplikasi MiChat itu tersangka hanya nyambi. Ngakunya kencan sama korban sudah kedua kali ini," tambah alumnus Akpol 2013 tersebut.

Dari kasus itu, Tim Resmob menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu buah handphone merek Huawei tipe 30 pro, dua buku tabungan, dua ATM BCA dan rekaman CCTV di TKP.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dan atau Pasal 362 KUHP tentang pencurian.
 


BERITA TERKAIT