Bos Properti Permata Jingga Tutup Usia | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Bos Properti Permata Jingga Tutup Usia

  • 05-07-2020 penulis : Fino
  • dibaca :2832
Bos Properti Permata Jingga Tutup Usia Mendiang Sutrisno Abdullah

Klikapa.com -Bos properti di Kota Malang Permata Jingga (PJ) H Sutrisno Abdullah meninggal dunia Minggu dini hari (5/7/20200. Founder PT Buanakarya Adi Mandiri meninggal di usianya 71 tahun.

Informasi yang diterima, Sutrisno Abdullah menghembuskan napas terakhir Minggu (5/7) pukul 00.10 WIB di rumahnya di Jalan Ijen 18 Kota Malang. 

Namun informasi lain menyebutkan pengusaha yang  dikenal tokoh properti berjiwa sosial itu
berpulang Sabtu (4/7) tengah malam menjelang berganti hari. 

Jenazah disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan Minggu (5/7) pukul 09.00 WIB di Pemakaman Permata Jingga. Sampai berita ini diturunkan, pihak keluarga belum memberi penjelasan penyebab bos PJ itu wafat.  

Sepeninggal pengusaha properti kenamaan itu, bisnis dan yayasan PJ Group kini diteruskan dua anaknya, Angga Satria Perdana dan Anggi Tresnantari. Angga sebagai CEO PJ Group. Anggi menjadi ketua Yayasan Permata Jingga. 

Semasa hidup, Sutrisno dikenal ulet. Dia memulai karirnya sebagai developer real estate tahun 1993. 

“Sebelum PJ, almarhum membangun perumahan BCT dan Taman Sulfat,” ujar Wakil Sekreningggetaris Jenderal DPP Real Estate Indonesia, Tri Wedianto yang dikutip New Malang Pos.
 
Titik balik karir real estate Sutrisno, terjadi pada tahun1998. Dia memulai pembangunan PJ.
Perumahan elite ini mengubah wajah real estate Kota Malang. 

Popularitasnya sama dengan Pondok Blimbing Indah dan Araya. Itu karena konsep religius yang dipeloporinya. Yakni, membangun masjid di perumahannya. Tri mengatakan, dulu, tak semua developer melakukan itu.

“Beliau peduli, dan menjadi pelopor. Almarhum menjadi contoh bagi kalangan pengembang,” tuturnya. 

Tri mengaku terinspirasi dengan sosok Sutrisno. Tak hanya mengembangkan real estate, almarhum dikenal dermawan. 

Sutrisno membangun yayasan sosial, Yayasan PJ yang menolong warga kurang mampu. Yayasan ini juga menaungi beberapa masjid. Serta, mendirikan sekolah tingkat dasar dan menengah pertama. 

Tri menganggap kedermawanan Sutrisno sebanding dengan karakternya. Itu karena Sutrisno dikenal supel dan ramah. Menurut Tri, almarhum diseniorkan pengurus REI di


BERITA TERKAIT