ASN Komorbid Didata segera Ditetapkan WFH | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

ASN Komorbid Didata segera Ditetapkan WFH

  • 14-09-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2640
ASN  Komorbid Didata segera Ditetapkan WFH Sekwilda Kabupaten Malang (kiri) ketika pengukuhan Forum Komunikasi Antar Pengelola BUMDes Kabupaten Malang, dan penyerahan piagam penghargaan kepada Pendamping P3MD tahun 2020.

Klikapa.com -Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki riwayat komorbid di Pemkab Malang. Ini terkait kebijakan bekerja dari rumah yang akan diterapkan Pemkab setempat. 

Sekwilda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat mengatakan, kebijakan ini merupakan salah satu hasil rapat koordinasi Forpimda Malang Raya bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu. 

Untuk diketahui komorbid, penyakit penyerta bawaan, seseorang rentan terserang Covid-19 yang bisa berakibat fatal. 

“Orang dengan komorbid ini seperti diketahui sangat rentan terpapar Covid-19. Itu sebabnya, sebelum mereka terpapar, kami melakukan pendataan. Nanti ada kebijakan WFH (work from home) untuk mereka yang komorbid,” jelas Wahyu, Senin (14/9/2020)

Memberi penjelasan di sela pengukuhan Forum Komunikasi Antar Pengelola BUMDes Kabupaten Malang, dan penyerahan piagam penghargaan kepada Pendamping P3MD  tahun 2020, Wahyu menyebut dari hasil pendataan akan dilakukan pemetaan. 

Tujuannya untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan kematian kasus Covid-19. 

“Untuk pendataan kami minta kepada Dinas Kesehatan bekerjasama dengan RSUD Kanjuruhan,” jelasnya. 

Mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya ini menyebutkan, pendataan terhadap pegawai dengan komorbid sudah dilakukan di Pemprov Jatim dan Polda Jatim. 

Sedangkan teknis pendataan dilakukan Dinas Kesehatan dan RSUD Kanjuruhan. Yakni dengan melakukan pemeriksaan kepada para pegawai. 

“Apakah dibagi per kelompok atau bagaimana, tapi yang jelas, untuk tahap awal ini pendataan dilakukan kepada kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” tambah mantan Kepala Kantor Perumahan ini.


Wahyu memastikan, saat pegawai dengan komorbid bekerja dari rumah tidak akan mengganggu pelayanan publik. “Karena mereka tidak libur ya. Mereka tetap masuk, hanya saja pekerjaannya dilakukan di rumah,’’ urainya.
 


BERITA TERKAIT