Libur Panjang, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Tidak Kenal Libur | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Libur Panjang, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Tidak Kenal Libur

  • 29-10-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2097
Libur Panjang, Satgas Covid-19 Ingatkan Pandemi Tidak Kenal Libur Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.(dok.bpmi)

Klikapa.com -Pada musim liburan panjang seperti ini Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat tetap taat pada protokol kesehatan. Ia berucap karena Indonesia, sebagaimana banyak negara lain di seluruh dunia, masih menghadapi masa pandemi oleh virus SARS Cov-2.

Masyarakat serta seluruh daerah destinasi wisata diharap waspada dan bekerja sama agar tidak menimbulkan kasus baru pada masa libur panjang hingga 1 November 2020 ini.

"Ingat, pandemi tak mengenal kata libur," ujar Wiku, dikutip dari laman resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (28/10/2020).

Wiku mengatakan jumlah penambahan kasus positif selama sepekan terakhir ini mencapai 3.520 orang, dengan kasus aktif 60.685 orang (16,4 persen). Persentase ini masih di bawah angka kasus aktif di dunia yang berada di angka 23,84 persen atau selisih 7 persen di bawah kasus dunia.

Jumlah kasus sembuh di Indonesia sampai saat ini telah mencapai 322.248 orang (81,3 persen), sedikit lebih tinggi dari perolehan kasus sembuh dunia yang mencapai 73,49 persen. Jika melihat trennya, kasus sembuh di dunia belakangan ini cenderung menurun, sedangkan kasus sembuh di Indonesia meningkat.

"Ini kabar baik yang perlu dipertahankan, angka kesembuhan bisa naik terus, sehingga tidak ada yang meninggal," ujarnya.

Sementara jumlah kasus meninggal dalam sepekan ini menyentuh angka 13.512 orang (3,4 persen) masih di atas rata-rata dunia yang berada di 2,6 persen.

Dalam minggu ini, lanjut Wiku, perkembangan kasus positif Covid-19 cenderung menurun sebesar 4,5 persen. Satgas Covid-19 mengakui bahwa hal ini merupakan perkembangan ke arah lebih baik.

Tiga provinsi pada pekan ini mampu menekan angka penambahan kasus positif mingguan, yakni Sumatra Barat, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Sebaliknya, pemerintah mengingatkan kepada lima besar provinsi yang mengalami lonjakan penambahan kasus tertinggi. Di antaranya Jawa Barat yang mengalami tambahan 627 kasus, Banten 345 kasus, Kepulauan Riau naik 238


BERITA TERKAIT