Gubernur Khofifah Pastikan RS Lapangan untuk Pasien Covid-19 Ditunda | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gubernur Khofifah Pastikan RS Lapangan untuk Pasien Covid-19 Ditunda

  • 29-10-2020 penulis : muhaimin
  • dibaca :1944
Gubernur Khofifah Pastikan RS Lapangan untuk Pasien Covid-19 Ditunda RS lapangan yang rencananya dibangun di Polkesma Kota Malang dipending oleh Pemprov Jatim.

Klikapa.com -Rencana pembangunan Rumah Sakit Lapangan di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) dipastikan ditunda. Penundaan realisasi RS untuk merawat pasien Covid-19 itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat kunjungannya di Kota Batu, (29/10/2020).


"Kalau yang di Malang dipending dulu. Mudah-mudahan semuanya sudah melandai, dan membaik. Jadi waktu itu kita melakukan antisipasi untuk menyiapkan rumah sakit darurat lapangan di Kota Malang," kata Khofifah saat itu.


Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Malang bersama Pemprov Jatim akan membangun RS lapangan di Polkesma yang ada di Jalan Besar Ijen, Kota Malang. RS itu akan menjadi tempat perawatan pasien Covid-19 di Malang Raya.

Menurut Khofifah, bila melihat spesifikasi RS lapangan dengan kapasitas 300 tempat tidur, memang ditujukan sebagai rumah sakit darurat bila RS rujukan Covid-19 di Kota Malang sudah tidak mampu pasien Covid-19. 

Melihat perkembangan Covid-19 yang kian melandai, seiring hasil koordinasi Pemerintah Provinsi dengan dinas terkait beberapa waktu lalu, RS itu pun diputuskan untuk ditunda.


"Kami melihat bahwa tren dari kasus positif di Batu, Kabupaten Malang, Kota Malang terus melandai. Sehingga, keputusan rapat dari tim dokter, Dinas Kesehatan, terutama dari direktur RSSA, untuk mempending dulu," jelasnya.


Khofifah mengatakan, keputusan itu merupakan pertanda yang baik. Ini berarti potensi penularan pandemi sudah semakin terkontrol di Malang Raya. Sehingga masyarakat tidak sampai harus dirawat di RS lapangan.


"Kami sudah mengkoordinasikan dengan Menkes dan Satgas pusat. Harapan kami makin RS itu tidak kita gunakan, maka proses pandemi Covid-19 di Malang Raya penyebarannya makin menurun dan makin melandai. Harapan kita melandai, menurun, terkendali," tandasnya. 


Jumlah pasien positif terjangkit virus korona di Kota Malang tercatat 2.020 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 203 orang dilaporkan meninggal dunia, 1.798 orang dinyatakan sembuh dan sisanya 19 orang pasien dalam pemantauan. (mp3/aim)
 


BERITA TERKAIT