Harga MInyak Mentah Anjlog, ExxonMobil Bakal PHK 1.900 Karyawan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Harga MInyak Mentah Anjlog, ExxonMobil Bakal PHK 1.900 Karyawan

  • 30-10-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1680
Harga MInyak Mentah Anjlog, ExxonMobil Bakal PHK 1.900 Karyawan ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Perusahaan minyak asal Amerika Serikat (AS), ExxonMobil, segera melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atas 1.900 pekerja mereka di dalam dan luar Negeri Paman Sam pada tahun ini.

Menurut manajemen Exxon, PHK pekerja ada yang diputus langsung oleh perusahaan dan ada juga yang sukarela dari pekerja. Rencananya, PHK pekerja paling banyak dilakukan dari kantor pusat mereka di Houston, Texas, AS.

Keputusan diambil sebagai dampak dari jatuhnya harga minyak mentah di pasar internasional sejak pandemi global virus corona (Covid-19) merebak.

Exxon menyebut keputusan PHK tersebut adalah kesepakatan manajemen. Selain itu, merupakan bentuk efisiensi untuk memangkas beban biaya yang selama ini sudah direncanakan, namun dipercepat karena tekanan dampak pandemi.

"Tindakan ini akan meningkatkan daya saing biaya jangka panjang perusahaan dan memastikan perusahaan mengelola melalui kondisi pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian pernyataan resmi Exxon yang dikutip cnnbusiness, Jumat (30/10/2020).

Rencana besarnya, Exxon ingin mengurangi lebih dari 14 ribu pekerja pada akhir 2022. Jumlah itu setara 15 persen dari total pekerja Exxon yang mencapai 88 ribu pekerja pada 2019.

Sebelumnya, perusahaan minyak itu juga sudah mengumumkan PHK 1.600 pekerja di Eropa dan program PHK sukarela di Australia. Exxon mengklaim PHK tidak akan menghapus pesangon yang menjadi hak pekerja.

"Perusahaan menyadari keputusan ini akan berdampak pada karyawan dan keluarga mereka, dan telah menerapkan program ini hanya setelah evaluasi komprehensif dan pertimbangan yang matang," demikian pernyataan Exxon.

Sebagai informasi, pengumuman PHK pekerja dari Exxon ini disampaikan ketika harga minyak kembali jatuh ke kisaran USD35 per barel atau menyentuh titik rendah dalam empat bulan terakhir. Jatuhnya harga minyak mentah disebut turut menghancurkan harga saham Exxon.

Valuasi Exxon pun turun ke kisaran USD136 miliar atau hanya sedikit lebih tinggi dari aplikasi webinar Zoom yang kini senilai USD140 miliar. Valuasi Zoom sendiri baru terdongkrak saat


BERITA TERKAIT