Warga Bumiaji Kerja Bakti Normalisasi Sungai Usai Banjir | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Warga Bumiaji Kerja Bakti Normalisasi Sungai Usai Banjir

Warga Bumiaji Kerja Bakti Normalisasi Sungai Usai Banjir Warga gorongroyong normalisasi sungai yang meluap karena terjadi sedimentasi.(kerisdianto)

Klikapa.com -Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meninjau kerja bakti warga untuk normaliasi di salah satu sungai di Dusun Beru Desa Bumiaji yang mengalami sedimentasi, Jumat (15/1/2021). Sungai ini sebelumnya meluap dan menimbulkan banjir.

Meluapnya air sungai saat hujan deras itu mengakibatkan plengesengan pembatas sungai tergerus dengan dimensi panjang 2,4 meter, lebar 30 sentimeter dan tinggi 95 sentimeter.

Ambrolnya plengsengan itu membuat material  lumpur  yang terbawa arus menutup badan jalan bahkan masuk hingga ke pemukiman warga.

"Ya tadi kami bersama warga melakukan kerja bakti untuk mengangkat sedimentasi berupa batu-batu yang ada di sungai. Sedimentasi sangat membahayakan dan berakibat terjadinya banjir susulan," ujar Dewanti, Jumat (15/1).

Sumbatan-sumbatan di aliran sungai tersebut dibersihkan secara manual karena alat berat tak bisa menjangkau. Pihaknya juga berkomunikasi dengan Dinas DPUPR agar segera cepat teratasi.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat menambahkan pengerukan Sungai  itu penting untuk disegerakan. Hal ini mengantisipasi luapan air sungai saat hujan deras yang berakibat banjir di wilayah Dusun Beru Desa Bumiaji.

"Normalisasi dilakukan sebagai antisipasi lantaran kapasitas sungai yang berkurang karena sedimentasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengerukan untuk mengembalikan kapasitas saluran seperti semula," terangnya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko (tengah) ketika meninjau lokasi banjir di wilayah Bumiaji, Kota Batu.

Tak hanya itu, pihaknya juga menganggarkan untuk perawatan tanggul di Kota Batu. Dengan total tanggul yang masuk perawatan sebanyak 27 titik yang tersebar di Kota Batu.

"Tahun ini untuk antisipasi adanya banjir akibat luberan dari sungai, kami juga menganggarkan perawatan dam atau tanggul di 27 titik dan saluran drainase. Dengan total anggaran sekitar Rp 5,5 miliar," papar ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII)  Cabang Kota Batu ini.

Agar normalisasi maksimal, DPUPR juga menggunakan alat berat. Selain juga melakukan kerja bakti dengan melibatkan staf-staf DPUPR, BPBD,


BERITA TERKAIT