Gelaran Pramusim Liga Indonesia Diprotes IDI, Ini Kata Menpora | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Gelaran Pramusim Liga Indonesia Diprotes IDI, Ini Kata Menpora

  • 24-02-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1842
Gelaran Pramusim Liga Indonesia Diprotes IDI, Ini Kata Menpora Ilustrasi pramusim, Arema FC ketika melawan Persib Bandung.(ist)

Klikapa.com -Gelaran pramusim atau Piala Menpora 2021 menuai protes dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).  Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku maklum dengan protes dan kekecewaan itu.
Sebelumnya, Ketua Satgas Covid-19 IDI Zubairi Djoerban mengaku kecewa dengan keputusan pihak kepolisian yang telah mengeluarkan izin kepada PSSI dan LIB untuk bisa menggelar Piala Menpora 2021. 
Menurut IDI, keputusan itu tidak sejalan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang salah satu poinnya adalah memghindari kerumunan.

"Kalau ada pihak-pihak yang keberatan kami maklum itu. Keberatan itu akan kami jadikan pegangan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Menpora, Rabu (24/2/2021).

Menpora memahami jika saat ini pemerintah sedang menerapkan PPKM secara mikro untuk Pulau Jawa dan Bali. Namun, Amali Menpora menyatakan bahwa pelaksanaan Piala Menpora tetap dilakukan dengan pembatasan dan peraturan ketat terkait protokol kesehatan.

"Kegiatan di dalam stadion sudah dibatasi maksimal 299 orang dan sudah ditata sedemikian rupa. Saya kira polisi juga sudah mempertimbangkan berbagai hal. Di dalam lapangan tidak ada masalah. Yang kami wanti-wanti betul, tidak ada nobar dan akan ada sanksi dari PSSI bagi pelanggar," tutur Menpora.

Untuk membantu penerapan protokol kesehatan dan memberikan kenyamanan masyarakat untuk menonton pertandingan Piala Menpora dari rumah saja, Kemenpora meminta kepada LIB untuk menyiapkan fasilitas siaran live streaming. Masyarakat diharapkan bisa menyaksikan pertandingan Piala Menpora melalui handphone.

Menpora Amali menyatakan larangan nobar berlaku serentak untuk seluruh wilayah di Indonesia, bukan hanya untuk daerah yang menerapkan PPKM yaitu di Jawa dan Bali.

"Jadi komitmennya tidak boleh ada nobar. Kecuali nobar di rumah sama bapak, anak, keponakan tapi di rumah."

"Suporter saya pegang komitmennya dan saya percaya suporter akan penuhi janji dan komitmen itu. Kami berharap. Intinya tidak ada nobar dalam bentuk apapun."

Menyoal sanksi bagi suporter klub tertentu yang


BERITA TERKAIT