DPUPR Kota Batu akan Gunakan Aspal Campur Plastik untuk Pengerasan Jalan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

DPUPR Kota Batu akan Gunakan Aspal Campur Plastik untuk Pengerasan Jalan

DPUPR Kota Batu akan Gunakan  Aspal Campur Plastik untuk Pengerasan Jalan Pengaspalan jalan di kota Batu akan terapkan campuran plastik dan aspal.(ist)

Klikapa.com -Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Batu akan mengaplikasikan penggunaan aspal dicampur plastik. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi limbah plastik

"Inovasi aspal dicampur limbah plastik ini akan kami sampaikan ke DLH. Mengingat limbah sampah plastik menjadi permasalahan bersama untuk diselesaikan," kata Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat, Kamis (25/2/2021). 

Alfi mengungkapkan, aplikasi aspal dicampur plastik bakal diterapkan sebagai upaya untuk mengurangi sampah limbah plastik.  Dengan dicampurkan aspal untuk pengerasan jalan, ia berbahap akan mengurangi dampak sampah plastik.

Tambahan plastik dalam campuran aspal, diyakini tidak akap berpengaruh kepada kualitas jalan. Sebaliknya ia menjamin jalan akan tambah kuat karena plastik akan menambah daya rekat. 

"Kami juga berpesan agar masyarakat juga tidak perlu berpolemik apakah pemanfaatan limbah plastik ini berbahaya buat lingkungan. Konstruksi jalan aspal bercampur plastik aman terhadap racun," bebernya.

Lebih lanjut, Ketua PII Kota Batu ini menyampaikan bahwa sampah plastik baru akan menimbulkan racun apabila suhu campuran keduanya melebihi batasan suhu aspal ditetapkan. 

Aspal dengan campuran plastik akam aman terhadap racun jika dileburkan dengan suhu di atas 150 derajat celcius.

Karena itu, untuk teknis peleburan sampah plastik ini baru terdegradasi kalau suhunya 280° C. Teknis tersebut sesuai dengan penelitian yang sudah dilakukan Kemen-PUPR. 

Sementara itu, Kepala DLH Kota Batu Aries Setiawan menanggapi positif inovasi tersebut. Apalagi untuk saat ini TPA Tlekung per hari menampung 90 ton sampah.  

"Kami sambut baik inovasi sampah plastik digunakan campuran aspal. DLH nantinya akan mengumpulkan sampah plastik dari bank sampah yang ada di Kota Batu. Apalagi untuk kapasitas luasan TPA Tlekung saat ini juga sudah penuh dan perlu pelebaran," bebernya.

Belum lagi, akibat dari penuhnya sampah, diungkap mantan camat Batu ini berdampak pada ambrolnya salah satu sisi pondasi TPA Tlekung. Serta membuat air lindi TPA Tlekung mengalir ke sungai. (eri/jon)

BERITA LAINNYA:


BERITA TERKAIT