Anggota Kodim Dilibatkan Tracing SARS-CoV-2 B117 di Kabupaten Kerawang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Anggota Kodim Dilibatkan Tracing SARS-CoV-2 B117 di Kabupaten Kerawang

  • 03-03-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1119
Anggota Kodim Dilibatkan Tracing  SARS-CoV-2 B117 di Kabupaten Kerawang Prajurit TNI di Kabupaten Kerawang Jawa Barat dilibatkan melakukan tracing kontak dekat paparan virus Covid-19 varian baru.(dok.cnn)

Klikapa.com -Dua orang warga Kabupaten Kerawang telah dinyatakan sembuh dari paparan varian baru Covid-19 atau SARS-CoV-2 B117. Namun tracing tetap dilakukan bahkan prajurit TNI di jajaran Komando Resor Militer (Kodim) 063 dibatkan.

Komadan Kodim 063 Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga menyebutkan bakal menerjunkan jajarannya untuk ikut terlibat menelusuri kontak kasus mutasi virus SARS-CoV-2 B117 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kedua warga yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi itu kini sudah dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani isolasi di Jakarta.

"Upaya yang dilakukan, melakukan lidik dan tracking penyebaran covid-19," kata Elkines dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Disebutkan, mulai hari ini Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang beserta Satgas Penanganan Covid-19 bakal bekerja sama untuk melakukan penelusuran kontak terhadap kontak erat dari dua warga tersebut.

Dua warga yang telah teridentifikasi itu yakni M, warga Kecamatan Lemah Abang, ia mendarat di Bandara Soetta pada 28 Januari 2021. Kemudian warga kedua A yang berasal dari Kecamatan Pedes mendarat pada 31 Januari 2021.

"Bahwa yang terpapar Covid-19 varian baru jenis UK tersebut bukan berasal dari WNA melainkan warga Karawang yang baru pulang dari Arab Saudi. Covid-19 varian baru lebih berbahaya karena menyerang syaraf," jelasnya.

Pemerintah sebelumnya memutuskan untuk melibatkan unsur TNI/Polri dalam ihwal penelusuran kontak kasus covid-19 di Indonesia. Pelibatan kedua unsur itu bakal lebih fokus pada pendampingan tim medis.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen Tugas Ratmono mengatakan, sebanyak 125 ribu prajurit TNI juga akan mendapatkan jatah vaksin dari Kementerian Kesehatan.

"Didukung vaksinasi oleh Kemenkes sejumlah 125 ribu dosis vaksin untuk 125 ribu prajurit," katanya.

Vaksin-vaksin ini, kata Tugas, diprioritaskan bagi prajurit TNI yang memang bertugas mengawal pendisiplinan masyrakat. Tak hanya itu, prajurit TNI yang menjadi petugas publik juga akan diberi vaksin dalam periode 125 ribu dosis dari Kemenkes ini.

"Jadi ini


BERITA TERKAIT