Disebut Lonte, Mahasiswi Malang Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Disebut Lonte, Mahasiswi Malang Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

  • 06-07-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3639
Disebut Lonte, Mahasiswi Malang Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO Gegara disebut lonte oleh temannya di media sosial, seorang mahasiswi di Malang ini nekat akan bunuh diri melompat dari jembatan penyeberang orang di Jalan Merdeka Utara, Kota Malang.(ist)

Klikapa.com -Seorang mahasiswi membuat gempar pusat kota tepatnya di sekitar Alun-Alun Kota Malang. Pasalnya, ia mencoba bunuh diri akan terjun dari jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Merdeka Utara, Selasa (6/7/2021).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Ia diketahui bergelantungan di tiang penyangga papan reklame. Kedua tangannya masih pegangan besi dengan posisi duduk. Sedangkan kakinya bergelantungan.

Mengetahui itu, sejumlah petugas keamanan Bank Indonesia (BI) yang tak jauh dari lokasi segera mendatangi. Petugas berusaha membujuk agar wanita ini mengurungkan niatnya. Peristiwa ini sempat menarik perhatian sejumlah pengguna jalan.

Sejumlah peptugas BI itu akhirnya dapat membujuk mahasiswi salah satu perguran di Malang ini. Dia diketahui berinisial EY,23, warga Kedungkadang, Kota Malang. Identitasnya terungkap setelah petugas keamanan BI berhasil membujuknya.

"Saat itu, posisi kaki sudah bergelantung di bawah, namun tangan masih memegang besi pengaman jembatan," kata Koordinator sekuriti BI Malang, Untung Sunaryo. 

Setelah berhasil dibujuk, petugas membantu menurunkannya dari papan reklame itu dan dibawa ke pos keamanan BI Malang. Di situ EY baru bisa ditanyai penyebabnya ingin bunuh diri. Petugas juga mendatangkan orang tua EY agar dia tidak kembali berbuat nekat. 

"Ketika ditanya, katanya kesal dengan laki-laki yang dikenal dari media sosial baru sebulan ini, karena dikata-katai lonte," kata Untung.  

Sementara Abdi, orang tua EY, tak menyangka putrinya sampai berbuat nekat seperti itu. Ia juga mengatakan, beberapa waktu terakhir EY mengalami banyak perubahan perilaku.  

"Ketika saya tanya, juga sama. Ada yang mengatakan anak saya lonte. Itu disampaikan oleh pria yang dikenal dari media sosial," kata Abdi.

Sebelumnya, putrinya itu  juga sempat berjalan kaki sejauh 3 kilometer ke arah Terminal Hamidrusdi dan dijemput oleh ibunya. Bahkan, putrinya itu juga akan mengiris nadinya.

Karena peristiwa itu, ia mengaku akan melapor ke polisi karena merasa putrinya terus diteror oleh teman di media


BERITA TERKAIT