Curi Rel, Penjaga Pintu KA Diamankan. Ada Orang PT KAI Terlibat | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Curi Rel, Penjaga Pintu KA Diamankan. Ada Orang PT KAI Terlibat

Curi Rel, Penjaga Pintu KA Diamankan. Ada Orang PT KAI Terlibat Dua orang pelaku pencurian rel KA yang diamankan polisi.(ist)

Klikapa.com -Dua pegawai outsourcing PT KAI ditangkap petugas Polsek Kepanjen karena mencurian rel besi.  Polisi juga sedang menyelidiki kemungkinan keterlibatannya orang dalam di PT KAI.

Mereka yang ditangkap itu adalah Fendi Purnama Putra alias Bolot, 31, warga Dusun Pidek Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dia juga tinggal di Dusun Bunder Desa Karangduren. 

Fendi adalah karyawan outsourcing PT KAI Kepanjen yang bertanggungjawab sebagai penjaga pintu perlintasan di PJL (Jalan Perlintasan) kereta api di jalur Comboran Kota Malang.

Satu tersangka lagi adalah Muhammad Azami alias Jamik, 31, warga Dusun/Desa Banggle Kecamatan Kanigoro. Dia juga karyawan outsourcing PT KAI Kepanjen yang melaksanakan tanggungjawab dari KAPM (Kereta Api Properti Manajemen) anak perusahan PT KAI yang melakukan perawatan rel di Kepanjen.

"Sedangkan oknum PT KAI yang terlibat dalam kasus ini, masih kami dalami. Kami akan mengusut tuntas kasus pencurian ini," kata Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono saat merilis kasus ini, Jumat (20/8/2021).

Pencurian rel ini terjadi 7 Agustus lalu. Kejadiannya di areal Kebun Sengon Kelurahan Ardirejo Kepanjen. Keduanya mencuri dengan menggunakan las karbit. Rel besi dipotong menjadi beberapa potong dengan panjang beragam.

"Ada 10 batang rel besi panjang dengan panjang beragam yang kami amankan sebagai barang bukti. Selain itu juga peralatan mengelas dan satu unit mobil pikap yang menjadi sarana beraksi," jelas Bagoes.

Terungkapnya pencurian ini, lanjut Bagoes, bermula dari petugas Polsuska PT KAI melakukan patroli. Dilihatnya tersangka Bolot sedang memotong rel besi baja. Tanpa pikir panjang, petugas langsung mengamankannya.

Bolot mengaku kalau itu dilakukan dengan tersangka Jamik. Tugas Jamik memantau petugas piket stasiun melalui kantor. Sedangkan Bolot eksekutornya.

Setelah diamankan, keduanya diserahkan ke Polsek Kepanjen beserta barang buktinya. Mereka mengaku ada pihak lain yang ikut terlibat, yakni oknum di dalam PT KAI.

"Akibat perbuatannya mereka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang


BERITA TERKAIT