Tes CPNS Kota Malang Diganggu Hacker | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Tes CPNS Kota Malang Diganggu Hacker

Tes CPNS Kota Malang Diganggu Hacker Tes CPNS di Kota Malang yang sembat diganggu hecker

Klikapa.com - Hari pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan calon PPPK Pemkot Malang, Senin (6/9) digoda hacker. Upaya peretasan diketahui saat jaringan server komputer tes calon abdi negara itu melambat alias down.
 
Sebelum aksi hacker terdeteksi, server registrasi peserta SKD down. Jaringan komputer mengalami gangguan koneksi. Akibatnya peserta seleksi antre dan tak bisa masuk tempat SKD di Islamic Center Kedungkandang. 


Wali Kota Malang Sutiaji yang meninjau lokasi SKD di Islamic Center Kedungkandang sekitar pukul 06.30 WIB mengetahui kondisi itu secara langsung. Dia pun meminta masalah itu segera ditangani. 


Ia pun mengklaim gangguan jaringan itu bukan berasal dari server yang dimiliki Pemkot Malang. Namun berasal dari host system yang ada di BKN Kanreg II Surabaya. 


Untuk diketahui  BKN Kanreg II Surabaya juga menjadi pengawas dan pemantau pelaksanaan tes SKD di wilayah Malang. Sutiaji langsung meminta perwakilan BKN Kanreg II yang sedang mendampinginya mengatasi masalah itu. 


“Iya masalahnya bukan di kita. Tadi kami minta langsung ditangani, kan tadi tidak lama,” jelas Sutiaji, Senin (6/9/2021). 


Menurutnya, server down dikarenakan ada upaya akses dalam kuantitas besar dalam satu waktu. Maka koneksi agak terganggu lantaran mengalami penyesuaian. Kurang lebih gangguan itu berlangsung sekitar 20 menit. 


Seharusnya peserta SKD di sesi 1 (pukul 08.00 – 09.40 WIB) sudah memasuki lokasi dan melakukan registrasi pada Pukul 06.00 WIB. Namun baru bisa masuk untuk registrasi sekitar pukul 06.20 WIB. Setelah itu regsirtasi berjalan lancar.

Gangguan kembali muncul di tengah berjalannya sesi dua. Yakni pukul 11.00 -12.40 WIB. Kali ini terindentifkasi karena adanya upaya peretasan pada sistem ujian. 


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M Nur Widianto membenarkan adanya gangguan yang kembali terjadi di sesi dua pelaksanaan SKD. 


“Ada indikasi upaya peretasan. Karena sistem tiba-tiba


BERITA TERKAIT