Soal Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Wali Kota Malang Perintahkan Audit Internal | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Soal Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Wali Kota Malang Perintahkan Audit Internal

Soal Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Wali Kota Malang Perintahkan Audit Internal Wali Kota Malang Sutiaji perintahkan audit internal terkait dugaan Pungli pemakanan jenazah Covid-19.(ist)

Klikapa.com -Wali Kota Malang Sutiaji perintahkan adanya audit internal terkait atas dugaan pungutan liar (Pungli) pemakanan jenazah Covid-19 yang dilakukan oknum petugas pemakaman. 

 
"Sudah saya minta untuk melakukan audit internal," kata Sutiaji, Rabu (8/9/2021).


Diakui, insentif untuk petugas pemakaman pada Mei hingga Juli memang belum cair. Sebab ada kekurangan data dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang dibuat pihak-pihak terkait. 


Akan tetapi lanjutnya itu bukan berarti praktik Pungli bisa ditolelir. Ia menegaskan, seluruh petugas, mulai dari petugas pemakaman di bawah UPT Pemakaman Umum hingga penggali kubur di tingkat RT/RW melaporkan data pemakaman yang mereka miliki selama ini. 


Tak hanya itu, Sutiaji juga menyampaikan jika ada yang merasa diintimidasi terkait memberikan laporan data pemakaman, tidak perlu takut. Ia akan melindungi.


"Siapapun yang merasa diintimidasi jangan takut, nanti kami lindungi. Kalau tidak berani, WA (aplikasi WhatsApp) saya saja, harus ada buktinya," tegas Sutiaji. 


Beberapa hari belakangan muncul rumor jika ada upaya intimidasi pada warga penggali kubur agar tidak membuka data. Sehingga, beberapa orang tidak berani memberikan kesaksian. 


Sutiaji mengaku juga telah menyerahkan kasus ini kepada aparat penegak hukum (APH).


"Saya sudah koordinasi, ini harus dikawal dan dikasih pembelajaran. Sudah kami serahkan ke APH. Sementara, untuk dinasnya, kami serahkan ke Inspektorat. Sudah kami ingatkan," tegasnya. 


Terpisah, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengaku telah berkoordinasi  dengan Pemkot Malang untuk mendalami kasus ini. Ia melakukan koordinasi itu dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yaitu Inspektorat.

"Saat ini masih dalam proses pendalaman, kami mencoba menggali di situ ada keterlibatan dari APIP-nya juga. Apabila terjadi Pungli, ada Inspektorat di Pemkot Malang yang harus bertindak," jelasnya.

 

Sebelumnya, terkait munculnya isu Pungli itu, menjadikan  Kepala UPT Pengelola Pemakaman Umum Kota Malang Taqruni Akbar mendadak dimutai. Taqruni dimutasi menjadi Kepala Seksi Pemerintahan


BERITA TERKAIT