Polisi: Ada Unsur Kelalaian Pada Kebakaran LP Kelas I Tangerang | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Polisi: Ada Unsur Kelalaian Pada Kebakaran LP Kelas I Tangerang

  • 10-09-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1245
Polisi: Ada Unsur Kelalaian Pada Kebakaran LP Kelas I Tangerang Api saat membakar blok C2 Lapas kelas 1 Tanggerang, Banten, Rabu (8/9) dini hari lalu.(ist)

Klikapa.com -Polda Metro Jaya menaikkan status insiden kebakaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten, ke tahap penyidikan. Itu dilakukan menyusul adanya indikasi kelalaian dalam peristiwa yang menewaskan 44 orang itu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yisri Yunus mengatakan status penyidikan ditetapkan pada Jumat (10/9) pagi setelah tim melakukan gelar perkara pada Kamis (9/9) malam.

"Semalam dilakukan gelar perkara oleh penyidik, dan tadi pagi dari penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan. Jadi sudah naik sidik, sudah pro yustisia," katanya kepada media saat di RS Polri, Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Yusri mengatakan penyidik telah menemukan bukti terkait dugaan pidana Pasal 187 dan 188 juncto 359 KUHP tentang kelalaian dan kealpaan.

"Jadi kalau kemarin ada dugaan tindak pidana sekarang ditemukan di situ pidananya, 187, 188 juncto 359, apakah ada kealpaannya, kelalaiannya, ataukah ada kemungkinan hal-hal yang lain, ini masih kita dalami," terangnya, meski belum menyebutkan soal tersangka dalam kasus itu.

"Kalau teman-teman tanya apakah ada tersangka? Belum. Tapi sudah naik ke penyidikan. Kalau kemarin masih di penyelidikan kami masih mengundang untuk klarifikasi, sekarang sudah panggilan resminya," lanjut dia.

Saat ditanya mengenai barang bukti yang berhasil tim Polda Metro Jaya kumpulkan, Yusri enggan menjawab. Menurutnya, hal itu termasuk dalam informasi yang dikecualikan untuk disampaikan ke publik.

"Memang ada titik terang sedikit dari mana mula asal api tersebut, tetapi harus diuji melalui pengujian laboratoris," kata Yusri.

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya menyatakan memeriksa 22 saksi pada Kamis (9/9) guna menyelidiki  kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Dalam insiden kebakaran itu, sedikitnya 44 orang meninggal dunia, 2 di antaranya warga asing.

Sebanyak 22 saksi tersebut terdiri dari tiga klaster, yakni sipir yang pada malam itu berjaga, napi yang selamat, dan pendamping napi.
 


BERITA TERKAIT