Puluhan Rektor PTN Nyatakan Belum Siap PTN | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Puluhan Rektor PTN Nyatakan Belum Siap PTN

  • 23-09-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1809
Puluhan Rektor PTN Nyatakan Belum Siap PTN ilustrasi.(dok.antara)

Klikapa.com -Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho mengatakan puluhan rektor menyatakan belum siap untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di kampusnya pada bulan ini.

Menurutnya, pernyataan itu disampaikan saat pertemuan 35 rektor perguruan tinggi negeri bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 13 September lalu. Dalam pertemuan itu membahas PTM.

"35 rektor PTN itu menghadiri acara pertemuan dengan dengan bapak presiden, itu rata-rata mengatakan saya belum siap. Ada juga yang mengatakan: bulan Oktober saya bismilah membuka kampus. Ada yang mengatakan; semester depan gua baru berani membuka kampus," kata Jamal saat daring di YouTube Kemendikbud RI, Kamis (23/9/2021).

Jamal mengaku sudah mengajak sejumlah PTN agar berani menggelar belajar tatap muka. Namun, ajakan itu tidak mengubah keputusan sejumlah perguruan tinggi untuk menunda PTM.

Dia mempunyai beberapa pertimbangan atas ajakannya itu. Pertama, Jamal menilai PTN harus segera menggelar PTM agar tidak terjadi lost learning.

"Selama pandemi kondisi pendidikan di Indonesia sudah tertinggal dari negara lain," ucapnya.

Alasan kedua, kata Jamal, PTM bisa digelar karena capaian vaksin pada kelompok tenaga pendidik, dosen, dan mahasiswa sudah cukup tinggi. Ia menyebut, di kampusnya saja, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, tenaga pendidik sudah divaksin 100 persen.

"Status sebagian besar daerah (kabupaten/kota) juga sudah berada di level 3, yakni aman untuk menyelenggarakan PTM," lanjutnya.

Ia berkata, pelaksanaan PTM itu tentu harus didukung dengan kesiapan sarana dan prasarana. Menurutnya, dengan begitu protokol kesehatan juga bisa terjaga.

"Misalnya saja ada tempat cuci tangan, cek suhu, hand sanitizer, cairan disinfektan dan lain-lain," ucapnya.

Kemendikbudristek menyatakan pembelajaran di perguruan tinggi mulai semester gasal tahun akademik 2021/2022 diselenggarakan dengan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan/atau pembelajaran daring.

Hal itu mengacu pada Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri


BERITA TERKAIT