Balita 2,5 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya di Batu | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Balita 2,5 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya di Batu

  • 26-10-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2877
Balita 2,5 Tahun Dianiaya Pacar Ibunya di Batu Pelaku penganiaya (kiri) dan balita yang menjadi korban saat dirawat di rumah sakit.(ist)

Klikapa.com -Seorang balita di Kota Batu dianiaya oleh pacar ibunya. Pelaku yang berinisial W, 25, telah ditangkap dan kini sedang dalam pemeriksaan polisi.

W diketahui  warga Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Dia diamankan polisi setelah menganiaya bayi yang berusia 2,5 tahun berinisal N.  W  selama ini berpacaran dengan ibu balita yang berinisal C, 19.

Penganiayaan itu mengakibatkan balita perempuan tersebut terluka parah. Ia mengalami luka di bibir hingga sobek  dan memar akibat dipukuli pacar ibunya.

Tak hanya itu. Pelaku juga tega menyiram tubuh balita dengan air panas. Korban kini sedang dirawat intensif di RSU Karsa Husada Batu.

Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto memastikan jika sudah menangkap dan memeriksa.

"Sudah kita amankan pada Minggu (25/10) setelah ada laporan masuk pada Sabtu (24/10). Untuk motifnya apa pelaku sampai tega melakukan penganiayaan masih kita dalami," jelas Yussi, kepada media, Selasa (26/10/2021).

"Nanti perkembangan informasi segera saya sampaikan," sambungnya.

Menurut Yussi, tersangka bisa dikenali pasal perlindungan anak. Di antaranya Pasal 44 UU RI nomor 23 tahun 2004, atau pasal 80 UU RI 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Ancaman hukuman pelaku minimal 3 tahun penjara,” kata Yusssi.

Menurut Yussi,  penganiayaan itu karena pelaku mengaku kesal karena balita malang itu selalu rewel.

“Pelaku mengaku kesal terhadap N yang menurutnya rewel. Dia mengaku capek bekerja sebagai kuli bangunan,” tambahnya.

Kasus penganiayaan balita ini  membuat Dinas Sosial Kota Batu turun tangan khususnya untuk menangani pengobatan bayi yang mengalami penyiksaan tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririk Masyhuri mengaku telah melakukan visitasi kepada bayi dan ibunya.

“Kami bersama Polres Batu dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengakomodir segala kebutuhan korban,” ujar Ririk.

Selain itu Dinas Sosial sedang mengupayakan pengurusan NIK untuk balita itu, agar bisa terlindungi BPJS untuk biaya perawatan kesehatan dan asesmen psikologis.

Sementara itu, Ketua Komisi


BERITA TERKAIT