Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diklat Menwa. Polisi Menduga Ada Penganiayaan | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diklat Menwa. Polisi Menduga Ada Penganiayaan

  • 26-10-2021
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1716
Mahasiswa UNS Meninggal Saat Diklat Menwa. Polisi Menduga Ada Penganiayaan Polisi saat memeriksa sekaligus mencari barang bukti terkait tewasnya mahasiswa UNS Solo saat mengikuti Diklat Menwa.(ist)

Klikapa.com -Seorang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, meninggal saat mengikuti Diklatsar Resimen Mahasiswa (Menwa). Polisi menduga ada tindak pidana kekerasan dalam kasus meninggalnya mahasiswa  bernama Gilang Endi Saputra itu.

"Korban meninggal diduga akibat terjadi penyumbatan di bagian otak," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M Iqbal Alqudusy  dalam siaran pers tertulis, Selasa (26/10/2021).

Korban (Gilang), diduga meninggal karena pukulan di bagian kepala berdasarkan autopsi terhadap jasad korban.

Autopsi itu dilaksanakan oleh Kabid Dokkes Polda Jateng Polda Jateng, Kombes Pol. Sumy Hastry Purwanti. Korban diduga dipukul beberapa kali di bagian kepala.

Tak hanya itu, Polda juga menemukan dugaan kekerasan di bagian lain. Hanya saja Iqbal tidak merinci temuan tersebut.

"Beberapa titik belum bisa saya sebutkan," katanya.

Hasil otopsi sendiri belum bisa disampaikan secara resmi. Ia memastikan Polda Jateng akan merilis hasil otopsi dalam waktu dekat.

"Hasilnya keluar kurang dari sepekan," katanya.

Meski begitu Iqbal mengatakan dalam kasus ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Pasalnya, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari para saksi.

"Sementara kami masih lidik. Belum ada yang ditetapkan tersangka. Namun dari otopsi ada tanda-tanda kekerasan," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Ahmad Yunus mengaku sempat melihat sekilas kondisi jenazah Gilang saat berkunjung ke rumah duka, Senin (25/10). Ia tidak melihat adanya luka-luka di tubuh mahasiswa semester 3 Sekolah Vokasi UNS itu.

"Saya lihat dari kepala tidak ada luka-luka. Tapi matanya ditutupi daun yang ditumbuk halus. Semacam jamu atau apa. Jadi tidak jelas apakah ada lebam atau tidak," katanya.

"Terus saya lihat di bagian dada sampai perut tidak ada darah atau bekas luka robek atau bagaimana," katanya.

Hanya saja, ia mengakui saat itu jenazah Gilang sudah ditangani oleh pihak RSUD dr Moewardi.

"Mungkin juga sudah dibersihkan oleh pihak rumah sakit," katanya.

Gilang mahasiswa


BERITA TERKAIT