Anggapan Bunuh Diri Wanita Muda di Singosari Muncul dari Pasangannya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Anggapan Bunuh Diri Wanita Muda di Singosari Muncul dari Pasangannya

Anggapan Bunuh Diri Wanita Muda di Singosari Muncul dari Pasangannya Rumah korban yang menjadi tempat usaha tanaman hias di garis polisi.(ist)

Klikapa.com -Penemuan wanita tewas bersibah darah dan pasangannya terluka dibagian perut di Singosari, Kabupaten Malang, diindikasi polisi bukan karena bunuh diri. Bagaimana bisa muncul dugaan bunuh diri? Seperti ini kejadiannya.

Menurut Abrintoro, salah seorang Perangkat Desa Losari, Singosari, Kabupaten Malang, dugaan bunuh diri itu muncul dari salah seorang saksi, Rusmiati. Wanita itu kesehariannya membantu korban.

Di rumah itu, hanya dihuni oleh Firi, 26 dan Agung, pasangannya. Mereka seperti cerita Rumiati, memiliki usaha berjualan bunga hias. Rusmiati setiap hari membantu merawat bunga itu.

Abrintoro, mengatakan pasangan tersebut belum lama mendiami rumah itu. Keduanya bukan warga Kabupaten Malang. Selama tinggal di rumah itu belum ada proses pelaporan administrasi kependudukan ke kantor desa. 


"Yang kami tahu pasangan itu tidak pernah melakukan pengurusan surat apapun ke desa. Keduanya juga jarang berada di rumah," kata pria yang disapa Abrin ini.

Baca Juga 

Disebutkan saat kejadian, Rusmiati lah yang kali pertama mendapati Fitri terkapar bersibah darah. Mukanya pucat dan bibir membiru. Saat itu Fitri berada di dalam kamar. 

Sementara Agung tak berdaya dengan luka bagian perut bersandar di dinding samping pintu kamar. 

Di lantarai rumah saksi ini juga menemukan cutter dengan bekas darah di lantai kamar dan pisau di lantai dua.  


"Pembantunya (Rusmiati) kaget pas pulang kondisi Fitri sudah meninggal. Sementara Agung menyuruhnya memberi tahu warga karena Fitri bunuh diri," jelas Abrin menirukan Rusmiati. 


Abrin menuturkan, Fitri barulah diketahui tercatat warga Perum Puri Kencana, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan Agung warga Kecamatan Bangil Pasuruan. 

"Keduanya bukan orang sini, satu warga Bangil, satu Mojokerto. Mereka membuka beberapa usaha. Salah satunya anggrek dan tanaman hias, kucing, juga burung peliharaan,"


BERITA TERKAIT