Ada Pekerjaan Proyek, Kemacetan Kawasan Sawojajar Kian Parah

Ada Pekerjaan Proyek, Kemacetan Kawasan Sawojajar Kian Parah Akibat pekerjaan proyek gorong-gorong kawasan Sawojajar macet.(dicky)

MALANG- Kepadatan lalu lintas di Jalan Mayjen Wiyono (depan SPBU SKI)  tiga hari terakhir ini sangat meresahkan warga. Kepadatan yang cenderung membuat macet itu utamanya saat jam sibuk di pagi dan sore hari. Kondisi itu disebabkan adanya proyek galian gorong-gorong oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang.

“Macet lumayan lama, semenjak ada galian itu. Saya tidak tahu itu galian untuk apa. Yang jelas membuat kemacetan semakin menjadi-jadi,” kata Karyanto,35, warga Jalan Ranu Grati Sawojajar.

Pria yang mengaku sebagai karyawan swasta ini menyebutkan kepadatan lalu lintas yang sudah mengarah kepada kemacetan itu akan sangat parah jika sudah pada jam sibuk.  Utamanya sekitar pukul 17.00 sampai sekitar pukul 19.00. Kondisi seperti itu yang membuat warga menjadi jengah.

“Sudah begitu tidak ada petugas yang mengatur. Saya cuma lihat petugas Dishub saja satu orang yang mengatur. Saya rasa kurang harus ada penataan pengalihan jalan atau apalah,” tandas Karyanto.

Kepadatan lalu lintas di daerah ini, dalam tiga hari terakhir dirasakan makin parah. Itu lantaran sebagian jalan termakan oleh material galian. Pekerjaan proyek itu memang membentang hampir sepanjang jalan Mayjen Wiyono. Akibat itu, antrian kendaraan pun sampai mengular cukup panjang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban  (Kabid Dal-Tib) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Drs. G. Raymond H.M., MAP., tak mengelak kodisi seperti itu. Dia pun menyebutkan sementara ini untuk mengatasinya hanya bisa melakukan dengan sistem buka tutup. Pasalnya, pekerjaan penggalian gorong-gorong masih dilakukan.

“Sampai saat ini di tiap jam sibuk, Dishub bertugas dua personel jaga untuk mengatur kemacetan dengan cara sistem buka tutup. Jadi, dari arah satu dengan yang lainnya, kendaraan melaju bergantian agar tidak sembrawut,” papar Raymond.

Diperoleh informasi, pekerjaan gorong-gorong di kawasan itu merupakan proyek pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB)

Berita Terkait

Baca Juga