Korban Membaik, Harimau Penerkam Siswi TK Dikandangkan

Korban Membaik, Harimau Penerkam Siswi TK Dikandangkan Kapolres saat mengunjungi korban serangan harimau di tempat wisata Jatim Park-2 yang baru menjalani operasi di RS Baptis

BATU-Peristiwa harimau koleksi Jatim Park-2, Batu, menerkam siswi TK menjadi kajian manajemen pengelola tempat wisata di Kota Batu itu. Satwa dilindungi itu saat ini tidak lagi di dekatkan dengan pengunjung dan dikandangkan. Tidak lagi sebagai satwa peragaan.

“Mulai hari ini harimau ini tidak kita pakai lagi untuk hewan peragaan. Kami alihkan menjadi binatang yang lebih ramah,” ujar Titik S Ariyanto, Marketing and Public Relation Manager, JTP Group, Rabu, (15/3/2017).

Sedangkan sebab pasti mengapa hewan itu sampai menerkam pengunjung, masih dalam kajiannya. Titik menduga, satwa asal Benggala itu, panik saat suana riuh ketika

itu. Di mana ketika kejadian, rombongan anak-anak Taman Kanak-kanak itu sangat ramai.

Meski begitu ia menyebutkan insiden itu murni kecelakaan dan pihaknya mengaku sepenuhnya bertanggungjawab atas insiden itu.

Korban yang tercatat sebagai siswi TK Dharma Wanita, Doho, Kabupaten Kediri, Triana Ayu Putri, 5, sudah mendapatkan perawatan medis di RS Baptis. Korban menderita luka gigitan di pundak kanan dan luka cakar di punggung.
  
“Sudah ditangani medis oleh pihak RS Baptis dan orang tua korban sudah menyadari hal itu adalah kecelakaan, seluruh biaya akan ditanggung Jatim Park 2 dan akan ada asuransi Jasa Raharja,” ujarnya.

Sementara itu, tadi sore, Kapolres Batu, AKBP Leonardus H Simarmata bersama istri menyempatkan membesuk korban Triana di RS Baptis. Kapolres memberikan simpati dan membesarkan hati Ajeng, ibu korban.

Leo, panggilan akrab kapolres juga sempat berdialog dengan humas RS Baptis menanyakan kondisi korban. Sekaligus menemui korban.

Korban yang ditemani ibunya pun terlihat sudah membaik. Sesekali dia juga sudah tertawa.

Di hadapan sejumlah awak media, Leo menyebut insiden itu sedang dalam penyelidikannya.

“Kita lihat apakah ada unsur kelalaian dalam hal ini, proses tetap berjalan sesuai dengan aturan,” tegasnya.

Kapolres mengatakan pihaknya akan melihat dengan detil apakah Jatim Park 2 memiliki SOP (Standart Operasional Prosedur) pengamanan satwa dan pengunjung.

“Jika memang tidak sesuai dengan SOP, harus ada yang bertanggungjawab,” ujarnya.

Beberapa saksi sudah dimintai keterangan, saksi korban dan saksi pelapor, serta beberapa keeper. (dan/feb)

 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga