Begitu Keasyikan Komunitas Baru Dampit Off Road

  • 2017-03-28 penulis : suparijono
  • Editor :junaedi
  • dibaca :6019
Begitu Keasyikan Komunitas Baru Dampit Off Road Kemeriahan Anggota Komunitas Dampit Off Road saat berkumpul.

di Kota Malang, memang sengaja dibuat untuk memberikan keakraban anggotanya. Awalnya, yang tidak saling kenal satu sama lain pun bisa membuat keseluruhan saling mengenal dan menambah kekaraban.

“Dengan timbulnya keakraban, kegiatan yang dilakukan pun menyenangkan,” beber Nanik.

Kegiatan lain yang juga mempunyai banyak keseruan adalah intinya komunitas Jeep Dampit juga membuka diri untuk ikut mengembangkan dunia kepariwisataan. Pasalnya, di wilayah Malang Selatan banyak sekali obyek wisata yang perlu dikunjungi. Ada Coban Sewu, Coban Ciblungan, Coban Tundo dan lainnya. Juga banyak pantai di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) seperti Banyu Anjlok, Sipelot dan lainnya.

Juga lereng Semeru termasuk Candi Jawar dan situs purbakala  dimana DOR sebagai salah satu komunitas Jeep yang berada di Malang Selatan akan dengan senang hati mengantar touris domestik maupun non untuk mengunjungi obyek wisata tersebut. Apalagi rute perjalanan nyahanya bisa ditempuh jeep, DOR akan siap jadi pemandu sekaligus drivernya.(sin/jon).

Ada Sensasi, Mobil Terguling, Malah Selfie


Meski usia Dampit Off Road masih sekitar setahun namun berbagai kegiatan off road sudah sering dilakukan para anggotanya. Satu bulan paling tidak ada dua atau tiga kali dilakukan.

Menurut pengakuan Nanik Wilujeng, kegiatan ini sangat memacu adrenaline para anggotanya. Bagi para anggota komunitas DOR yang melakukan off road bisa menghilangkan stress.

Menurutnya off road yang dilakukan diberbagai medan. Misalnya saja di tebing-tebing pegunungan, di kali atau sungai dengan medan yang cukup menantang.

“Ada bermacam-macam yang akan kami lakukan. Beberapa keseruan biasanya kami lakukan untuk menghilangkan penat,” ujarnya.

Off road yang dianggap memacu adrenaline ini telah dilakukan dibeberapa kota. Misalnya di pegunungan di Blitar, di Tulungagung dan juga di beberapa medan lainnya.

“Ada sensasi tersendiri juga ketika ada teman yang terguling malah selpi dengan backgroundnya mobil yang kebalik. Serunya kan disini, jika kita banyak melewati track yang sulit tapi bisa lolos sementara ada peserta yang malah mobilnya terbalik,” jelas Nanik hingga antusias. (sin)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga