Warga Griya Shanta Sebut RS UB Ilegal | Klikapa.com - Portal Berita Terkini

Warga Griya Shanta Sebut RS UB Ilegal

  • 2017-10-06 penulis : Ira Ravika
  • Editor :junaedi
  • dibaca :355
Warga Griya Shanta Sebut RS UB Ilegal Bangunan Megah RS UB yang dipertanyakan IMB nya oleh warga sekitar (firman)

MALANG –Borok lama Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB) terkait legalitas Izin Mendirikan Bangunan muncul lagi. Itu seiring dengan dilantiknya direktur baru RS UB Dr. dr. Aswoco Andyk Asmoro, Senin (2/10/2017). Warga Griya Shanta Eksekutif di sekitar, menyebut  RS UB adalah  bangunan ilegal yang berdiri di atas izin siluman.

Menurut Sang Anggabuana, salah seorang warga Perum Griya Shanta Eksekutif, yang notabene berhimpitan dengan RS UB, hingga saat ini tidak pernah merasa tanda tangan menyetujui pendirian bangunan tersebut.

Wajar jika kemudian warga menyebut, jika ada izin IMB RS UB, disebut siluman. Warga telah lama mempertanyakan fisik IMB itu.

Untuk diketahui warga Griya Shanta Eksekutif pernah menang melawan Universitas Brawijaya dan Pemkot Malang terkait perizinan RS UB.  Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) lewat putusan 161/B/2010/PT.TUN.SBY jo Nomor 15/G/2010/PTUN.SBY tertanggal  16 Desember 2010, mencabut/membatalkan IMB rumah sakit itu (Dulu RSA UB).

Tapi, putusan itu tak diindahkan oleh Universitas Brawijaya. Terbukti , meski IMB RSA UB  dicabut, nyataannya bangunan RSAUB tetap berdiri hingga kini menjadi RSUB. Warga Griya Shanta Eksekutif (Dalam gugatan PTUN disebut Griya Shanta Grand Eksekutif)  pun meradang. Mereka tetap keberatan berdirinya RS UB.

Iwan sapaan akrab Sang Anggabuana, menegaskan sejak awal, warga sangat keberatan dengan pembangunan  rumah sakit.  Alasannya, karena  berdirinya RSUB tak sesuai dengan site plan.

Site plan di gedung yang difungsikan rumah sakit tersebut sejatinya untuk mall atau pusat perbelanjaan. Site Plan itu bernomor 650/454/428.308/1997 tanggal 11-6-1997, dikeluarkan Wali Kota Malang Soesamto. Tergambar jelas, bahwa lahan RS UB seharusnya dibangun mall atau pusat perbelanjaan.  

“Namun demikian  21 Desember 2009 terjadi perubahan site

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga