Mau Pensiun, Bapak Ini Malah Tewas Tertimpa Fiendes PG Kebonagung | Klikapa.com - Portal Berita Terkini

Mau Pensiun, Bapak Ini Malah Tewas Tertimpa Fiendes PG Kebonagung

  • 2017-10-07 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1730
Mau Pensiun, Bapak Ini Malah Tewas Tertimpa Fiendes PG Kebonagung Petugas ketika melakukan olah TKP kejadian kecelakaan kerja di area Stasiun Gilingan PG Kebonagung, Pakisaji.

MALANG – Kecelakaan kerja terjadi Pabrik Gula (PG) Kebonagung, Pakisaji, Kabupaten Malang. Seorang karyawannya tewas setelah tergencet bagian mesin penggilingan, Sabtu (7/10/2017) pagi. Korbannya adalah Yaspar, 54, warga Jalan Sidodadi, Desa Kebonagung, Pakisaji.

Yaspar, koordinator teknik di Stasiun Penggilingan PG Kebonagung. Ia sudah bekerja puluhan tahun. Bahkan tahun depan ia akan pensiun. Masa persiapan pensiun (MPP) pun juga sudah disiapkan.

“Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit. Pihak keluarga tidak mengizinkan untuk otopsi, dan sudah menerima kematiannya dengan membuat surat pernyataan,” jelas Kapolsek Pakisaji, AKP Suyoto.

Peristiwa yang sempat menggemparkan karyawan

dan pekerja lainnya ini, terjadi pukul 08.00. Tepatnya di area Stasiun Gilingan PG Kebonagung. Pagi itu, korban sedang memperbaiki salah satu mesin giling yang rusak. Ada lima mesin giling di dalam area tersebut, yang rusak mesin nomor empat.

Menurut Agus Wahyudi, Kasi Umum PG Kebonagung, mesin itu perlu segera diperbaiki dan difungsikan lagi. Perbaikannya, harus mengganti pinion dan pemasangan fiendes fleksibel kopling.

Karena berat alat tersebut hampir sekitar dua ton, maka untuk mengangkatnya menggunakan crane. Di tengah pengerjaan itulah, ketika alat itu sudah terangkat setengah, tiba-tiba salah satu seling crane putus. Akibatnya, fiendes fleksibel terguling dan langsung menimpa tubuh korban.

“Saat itu, dia (korban) sempat berusaha lari. Tetapi masih saja tertimpa,” tutur Agus Wahyudi.

Mengetahui kejadian itu, pekerja lainnya segera berusaha mengangkat fiendes dengan crane lainnya. Selanjutnya segera membawa korban ke Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan, Kota Malang. Namun beberapa menit dalam perawatan, nyawanya tidak tertolong.

Kasus inipun segera dilaporkan pihak PG Kebonagung ke Polsek Pakisaji. Bersama Tim Identifikasi Polres Malang, selanjutnya petugas melakukan olah TKP.

Agus menyebut, PG Kebonagung akan memberikan semua yang menjadi hak korban. Selain santunan dan asuransi, juga BPJS kecelakaan kerja.

 “Termasuk uang pensiun juga akan kami serahkan kepada keluarga. Kalau uang pensiun lumayan cukup besar sekitar Rp 400 juta,” bebernya.(agp/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga