SMK Jadi Ujung Tombang Mengurangi Pengangguran | Klikapa.com - Portal Berita Terkini

SMK Jadi Ujung Tombang Mengurangi Pengangguran

SMK Jadi Ujung Tombang Mengurangi Pengangguran Gubernur Soekarwo menyebutkan SMK menjadi ujung tombak mengurangi pengangguran. (HARY SANTOSO/MALANGPOST)

SURABAYA - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus jadi ujung tombak untuk menekan angka pengangguran di Jatim. Karenanya, SMK harus diperkuat dan ditingkatkan kualitasnya agar lulusannya siap diterima pasar kerja.

Penyataan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo saat menghadiri Dialog Interaktif pada Ngopi Bareng di JTV, kemarin malam.

Dijelaskannya, Jatim memiliki jumlah penduduk sebanyak 39 juta jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 20 juta angkatan kerja, sementara itu untuk jumlah pengangguran di Jatim sekitar 4,10 persen atau sekitar 882.000 orang.

Berbagai upaya, lanjut Pakde Karwo, terus dilakukan Pemprov Jatim untuk memperkuat pendidikan vokasional.

Diantaranya, melakukan kerjasama dengan berbagai negara seperti Jerman dalam bidang mechatronic, dan negara Inggris dalam bidang kelistrikan.

Tak hanya itu, ada pula kerjasama dengan negara China dalam bidang alat alat pertanian dan sepeda listrik. Kerjasama dengan Belanda dan Australia di bidang pertanian, Korea dengan pembukaan kelas elektronik, serta kerjasama dengan Jepang di bidang perikanan dan kelautan.

‘’Kami serius untuk memberikan ruang pada sekolah kejuruan. Bahkan, pada tahun 2015 dilakukan moratorium pendirian SMA. Agar jumlah SMK dapat mencapai 70 : 30 untuk SMA,’’ ujarnya.

Ditambahkan dia, Pemprov Jatim juga menggelar job market setiap 3 bulan. Kegiatan ini ditujukan juga untuk mengurangi pengangguran. ‘’Job Market merupakan peluang sekaligus tolak ukur pemerintah mengembangkan jenis bidang kejuruan apa saja yang dibutuhkan pasar kerja,’’ pungkasnya. (has)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga