IB Terseret Pusaran Gratifikasi Wali Kota Batu | Klikapa.com - Portal Berita Terkini

IB Terseret Pusaran Gratifikasi Wali Kota Batu

  • 2017-10-11
  • Editor :junaedi
  • dibaca :557
IB Terseret Pusaran Gratifikasi Wali Kota Batu Iwan Budianto saat di Gedung KPK Jakarta.(istimewa)

BATU- Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Batu non aktif Eddy Rumpoko terus berlanjut. Kali ini, Penyidik KPK memanggil CEO Arema FC yang juga Kepala Staf Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Iwan Budianto untuk diperiksa, Rabu (11/10/2017).

Pemeriksaan IB sapaan akrabnya, diperiksa kapasitasnya sebagai Direktur Utama Hotel Ijen Suites di kantor KPK Jakarta. Namun belum diperoleh keterangan jelas keterlibatan IB dalam pusaran dugaan gratifikasi yang menjerat Wali Kota Batu.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Priharsa Nugraha membenarkan pemeriksaan terhadap Iwan Budianto.

“Ada tiga saksi yang kita jadwalkan diperiksa hari ini (kemarin-red),” ujar Priharsa.

Selain Iwan Budianto, yang diperiksa sebagai saksi adalah Yusuf Risanto, dosen Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya dan Hariyanto Iskandar, Kepala Cabang PT Kartika Sari Mulia, diler Toyota di Malang.

Priharsa mengatakan, ketiga saksi yang dipanggil kemarin tersebut berkaitan dengan tindak pidana korupsi dugaan suap pengadaan barang dan jasa lingkungan Pemkot Batu tahun anggaran 2017.

Ketika disinggung apakah ada kaitannya pemeriksaan petinggi Ijen Suite ini dengan kasus lainnya, Priharsa mengatakan akan mengecek terlebih dahulu. “Nanti saya akan cek terlebih dahulu,” ujarnya.

Beragam perkiraan muncul dari serentetan pemeriksaan manajemen Ijen Suite tersebut. Ada yang mengkaitkan keberadaan Eddy Rumpoko, sebagai pemilik saham dalam jaringan bisnis hotel tersebut, namun ada juga yang mengkaitkan dengan pemeriksaan masalah pembangunan proyek pembangunan guest house untuk mahasiswa Kota Batu di Ijen Suite.

Tahun 2016, Pemkot Batu mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar untuk pembangunan guest house bagi mahasiswa asal Kota Batu yang belajar di Kota Malang. “Pemeriksaan KPK itu ada kaitannya

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga