Putus Cinta, Pemuda Ini Nekat Sayat Paha | Berita Terbaru Hari ini

Close

Putus Cinta, Pemuda Ini Nekat Sayat Paha

  • 2017-10-14 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3780
Putus Cinta, Pemuda Ini Nekat Sayat Paha Di rumah ini Angki Ardiansyah, 19, mengakhiri hidupnya dengan menyayat paha kanannya.

MALANG- Diduga putus hubungan dengan sang pacar, seorang remaja nekat mengakhiri hidupnya. Dia adalah Angki Ardiansyah, 19, warga Dusun Sembon RT05 RW10, Ngajum, Kabupaten Malang. Cara yang ditempuhnya pun sungguh membuat miris. Ia mengiris pahanya kanannya hingga jiwanya tidak terselamatkan saat perjalanan ke rumah sakit, Jumat (13/10/2017).

Kapolsek Ngajum, AKP Gianto menyebutkan pihaknya tetap melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang dianggap mengetahui persis peristiwa itu.

“Kejadiannya di rumah Gini, bibi korban. Kami tetap lakukan penyelidikan,” terangnya.

Diperoleh keterangan korban diketahui nekat mengiris paha kanannya. Tindakan nekat itu diduga dipicu karna patah hati setelah diputus oleh Bunga (nama samaran), 16, pacarnya. Gadis pujaannya yang diketahui tinggal di Desa Bakbakan, Ngajum itu memutus jalinan kasihnya lantaran dilarang oleh orangtuanya.

Jalinan kasih korban dan Bunga sebelumnya berjalan biasa saja. Korban bahkan sempat meminjamkan ponsel kepada kekasihnya. Lewat ponsel itulah mereka selama ini menjalin kasih. Namun sejak hubungan mereka dilarang orangtua, Bunga mengembalikan ponsel itu kepada korban.

Saat itu, korban sempat uring-uringan dan bereaksi membuang SIM Card yang ada dalam ponsel. Bunga saat itu tidak merespon dan tetap saja pamit.

“Saat itu, korban sempat mengutarakan jika tidak dapat kekasihnya itu, lebih baik memilih mati,” ungkap Gianto.

Perkataan itu, lanjut Gianto, tidak ditanggapi Bunga. Barulah ketika Bunga berada di luar rumah, ia mendengar korban menjerit kesakitan sambil memanggil nama ibunya yang sedang mengambil cucian di luar rumah.

Sri Pamuji, ibu korban dan Bunga pun tergopoh-gopoh masuk rumah Gini. Keduanya melihat Angki sudah sempoyongan dan jatuh ke lantai. Setelah diperiksa ternyata paha kanannya sudah robek selebar sayatan dan mengeluarkan darah segar.

Sponta peristiwa itu membuat beberapa tetangga heboh. Sri Pamuji berteriak memanggil Indarwanto, suaminya. Bersama beberapa tetangga, pemuda ini dilarikan ke Puskesmas Ngajum dengan menggunakan motor.  
Namun pihak petugas medis Puskesmas Ngajum mengaku


BERITA TERKAIT