Terungkap Seorang Notaris juga Ditangkap Tim Saber Pungli di Kantor BPN Kota Malang

Terungkap Seorang Notaris juga Ditangkap Tim Saber Pungli di Kantor BPN Kota Malang Lobi kanator BPN Kota Malang.(ipunk)

MALANG–Operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang, Kamis (2/11/2017), ternyata juga menyeret salah seorang notaris bernama Dinar Fatmawati Risantoso SH M.kn dan dua rekannya.

Sehingga, dalam OTT itu, tidak hanya dua orang pegawa BPN yang ditangkap, namun ada lima orang. Mereka adalah Agus Prasmono Kasi Penataan Pertanahan, Bekti Anistama Rianingtyas (Anis) Kasubsi Penatagunaan Tanah dan Kawasan Tertentu. Keduanya masih berstatus terperiksa. 

Sedangkan toga orang lagi adalah Ria staff penataan dan dua staff magang yang menjadi saksi. Adapun yang diduga menjadi trigger dari OTT, adalah

notaris Dinar Fatmawati Risantoso SH M.kn dan staffnya bernama Susi serta satu lagi wanita yang belum diketahui identitasnya.

Sumber di BPN menyebut OTT itu berkaitan erat dengan kedatangan Dinar ke BPN Kota Malang. Sebelum tim Saber Pungli datang, Dinar terlihat bersama Anis, serta memberikan sebuah map kepadanya. Gerak-geriknya serta dua staffnya juga tampak aneh. Hanya berselang satu menit map diterima oleh Anis, tim Saber sudah tiba di parkiran BPN Kota Malang.

Tim Saber berjumlah sekitar 12 orang, datang dengan mengendarai tiga mobil. Mereka langsung masuk dan naik ke ruangan Penataan Pertanahan. Saat tim Saber masuk, bertepatan atasan Anis, bernama Agus Prasmono Kasi Penataan Pertanahan baru masuk di ruangan. 

Ketika itu Anis tengah berdiskusi dengan Ria, ia kemudian meletakkan map yang diterima dari Dinar di meja Ria. Itulah map yang diterima dari Dinar. 
Di ruang itulah Tim Saber pungli mendapati map yang diduga berisi uang Rp 5 juta. Yang kemudian dibawa sebagai barang bukti.

Hingga saat pemeriksaan, Agus, Anis dan Ria tampak tenang dan tidak menunjukkan gejala ketakutan. Sementara Ria diperiksa di ruangan Penataan Pertanahan, Anis diajak ke loket depan BPN. 

Di depan loket itu, Dinar Cs masih duduk menunggu. Sekitar pukul 12.27  tim Saber keluar dari BPN, disusul Dinar Cs keluar dari BPN sekitar pukul 12.29. 

Kapolres Malang Kota AKBP Hoiruddin Hasibuan, sebelumnya menyebut ada dua orang pegawai yang diamankan dalam operasi tersebut. Keduanya diduga melakukan pungutan liar. Diduga keduanya adalah Agus sebagai Kasi dan Anis sebagai Kasubsi.

Hoiruddin juga menyebutkan, selain mengamankan dua pegawai, operasi di Kantor BPN Kota Malang petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang dan dokumen. 
 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga