Inilah Pengakuan Rinci Pembunuh di Hutan Pantai Ngliyep | Berita Terbaru Hari ini

Inilah Pengakuan Rinci Pembunuh di Hutan Pantai Ngliyep

  • 2017-12-30 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :42709
Inilah Pengakuan Rinci Pembunuh di Hutan Pantai Ngliyep Tersangka pembunuhan Nadia Fegi Madona (kiri) dan korbannya Vena Selinda Rismawati (kanan). (dok.facebook)

beralih mengambil-alih kemudi motor. Nadia menjadi dibonceng. Setelah beberapa meter, korban menghentikan motornya dengan alasan pingin kencing. Saat itu korban juga mengaku akan mencari bunga.

Bersamaan itu, korban membuka jok, mengambil jaket dan pisau. Korban lalu berjalan di depan dan Nadia di belakang, karena mereka berjalan di jalan setapak. 

Selang beberapa meter berjalan, korban meminta Nadia jalan di depan. Mereka pun melanjutkan mencari bunga.

Tapi kata Nadia, mendadak korban mengancamnya dengan menempelkan pisau yang dibawanya ke lehernya. ''Saat itu ia (korban) menyebutkan agar saya tidak hubungan dengan Rian,'' terang Nadia.

Merasa terancam, Nadia secara spontan merebut pisau dan kemudian membuangnya. Mereka pun kemudian terlibat pergumulan. Korban yang kalah, sempat ditinggalkan Nadia. Tapi, kata Nadia, korban malah balik menyerangnya dengan mengumpat dan bahkan melempari batu.

Pergumulan kembali terjadi. Nadia giliran yang terjepit. Mengetahui korban mengambil batu yang akan dihantamkan ke dirinya, ia mengambil pisau. Pisau itupun diayunkan dan dihujamkan beberapa kali ke tubuh korban.

''Saya tidak tahu berapa kali. Tapi setelah itu saya lari,'' tuturnya.

Nadia yang sempat terluka tangannya, membuang pisau dan lari ke rumah Fitri, temannya. setelah itu ia lari ke rumah Rian, pacarnya. Di tempat inilah ia dirawat lukanya dan sekaligus dijemput petugas.(eri)
 


BERITA TERKAIT

google ranking checker
google ranking checker