Kejaksaan Segera Selidiki Penggelapan Retribusi Parkir

Kejaksaan Segera Selidiki Penggelapan Retribusi Parkir Kejari Malang mulai menelusuri retribusi parkir yang diduga sebagian digelapkan.

MALANG-Carut marutnya perpakiran di Kota Malang, tak luput dari pantauan Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang. Kini korps baju coklat itu kini sedang menyelidiki dugaan penggelapan retribusi parkir yang dilaporkan masyarakat.

Hal ini dikatakan Kasi Pidsus Kejari Malang, Rakhmat Wahyu SH kepada wartawan kemarin. Ia mengaku, pihaknya segera mengambil tindakan cepat untuk menyelidiki pengaduan tersebut. 

“Ada enam petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang yang kami mintai keterangan,” kata dia.

“Dari laporan yang kami terima, terdapat selisih karena tidak disetorkan ke negara,” paparnya.

Namun dia menegaskan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Jadi belum masuk dalam proses

penyidikan. Jadi kami belum bisa memberikan data rinci termasuk enam orang yang sudah dipanggil tersebut,” imbuhnya.

Masih menurut pria ini, Kejari masih membutuhkan dua alat bukti lagi untuk menentukan bahwa terdapat penggelapan dalam setoran retribusi parkir.

“Jika kedua alat bukti ditemukan, maka kami akan lanjutkan ke tingkat penyidikan,” ungkap Wahyu. 

Terkait dengan setoran retribusi ini, Wahyu mengaku pihaknya juga memanggil Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang, Ir. Sapto Prapto Santoso, M.Si.

“Saya belum tahu materinya karena masih akan dimintai keterangan,” ujar Sapto.

Sementara itu, Kadishub Kota Malang, Kusnadi tidak membalas telepon atau pesan WhatsApp (WA) yang dikirimkan kepadanya. (mg1/mar/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga