Minibus Dihantam Kerepa Api, Untungnya Sopir Selamat

  • 2018-01-12 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2031
Minibus Dihantam Kerepa Api, Untungnya Sopir Selamat Kondisi mobil Daihatsu Gran Max yang masuk ke dalam sawah usai ditabrak kereta api penataran jurusan Malang – Blitar.

MALANG- Sebuah mobil minibus, Daihatsu Gran Max, B 1444 CUE terguling dan masuk ke sawah setelah ditabrak kereta api (KA) Penataran 431 jurusan Malang – Blitar, di perlintasan api tanpa palang pintu Dusun Bunder, Desa Genengan, Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat siang (12/1/2018).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Andik Sulianto, 48, pengemudi mobil selamat. Warga Jalan Kalasan Barat, Sanan Wetan, Blitar ini, hanya mengalami luka ringan.

 “Kondisi pengemudinya masih sadar dan dibawa ke rumah sakit oleh PMI Kabupaten Malang,” ujar Kapolsek Pakisaji, AKP Suyoto.

Peristiwa ini terjadi pukul 10.45. Berawal dari mobil milik PT Indosari Sarana Pangan Abadi, yang dikemudikan Andik Sulianto berjalan dari barat ke timur. Sebelum melintasi rel KA, pengemudi sempat menengok kanan dan kiri.

Karena pandangannya terbatas, Andik yang mengira kondisinya sepi, menyeberang rel KA. Baru separo badan mobil melintas, dari arah utara muncul KA Penataran dengan kecepatan tinggi. Mobil pun dihantam hingga terseret beberapa meter hingga masuk persawahan.

Warga sekitar yang melihat sempat berteriak histeris. Mereka kemudian mendatangi mobil yang dan berusaha menolong. Begitu mengetahui sang pengemudi mobil selamat, mereka mengeluarkan Andik dari dalam mobil.

“Korban sempat kesulitan dikeluarkan dari dalam mobil. Pasalnya, selain kondisi mobil yang ringsek, juga terbalik hingga menyulitkan proses evakuasi,” tutur Wariadi, warga sekitar.

Menurut warga sekitar, di lokasi ini memang sering terjadi kecelakaan, karena tidak ada palang pintu. “Pokoknya pengemudi kendaraan harus lebih hati-hati karena pandangannya tidak bebas di sini,” terang warga. (agp/mar)

Berita Terkait

Baca Juga