Diduga Makan Jajanan Rasa-rasa, 28 Siswa SDN 3 Ngabab Pujon Keracunan

Diduga Makan Jajanan Rasa-rasa, 28 Siswa SDN 3 Ngabab Pujon Keracunan Sekitar 28 Siswa SDN 3 Ngabab, Pujon, Kabupaten Malang sedang di rawat di Puskesmas, diduga karena keracuanan jajanan rasa-rasa.(dicky)

pisang coklat gulung (tidak diberi serbuk perasa). Sementara tiga jenis makanan lainnya yakni macaroni, tela-tela dan pangsit goreng diberikan perasa yakni rasa jagung bakar, rasa jagung manis dan rasa balado.

“Korbannya umumnya merasakan merasakan mual dan muntah. Karena jumlah makin banyak, guru mereka membawa ke Puskesmas. Beberapa siswa kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan pulang,” ujarnya.

Selain itu Anto mengaku juga sudah mengamankan barang bukti, berupa sisa serbuk perasa dan makanan. Termasuk telah mengambil sampel muntahan korban untuk diperiksa di laburatorium.

''Sampel makanan dan muntahan para korban ini akan kami kirim ke labfor untuk menyelidikan. Sehingga penyebabnya segera bisa diketahui,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Pujon, AKP M Budiarto menjelaskan, terkait kasus ini seluruh biaya pengobatan para siswa ini seluruhnya ditanggung oleh Kades Ngabab, Amin Affandi dan Korwil Dikcam Pujon, Sugeng Irianto.

“Biaya pengobatannya ditanggung keseluruhan oleh Kades dan Dikcam Pujon,” jelasnya.

Pengakuan IS  kepada polisi, dia sendiri tidak mengetahui kalau ada masalah dengan serbuk bumbu perasa yang digunakannya. Ia mengaku membelinya di Pasar Pujon hari Minggu (14/1/2018) atau selang sehari sebelum ia berjualan di Ngabab. (dan)

Berita Terkait

Baca Juga