Dua Singo Edan Muda, Berharap Keberuntungan di Nomor Punggung Baru | Klikapa.com - Portal Berita Terkini

Dua Singo Edan Muda, Berharap Keberuntungan di Nomor Punggung Baru

Dua Singo Edan Muda, Berharap Keberuntungan di Nomor Punggung Baru Natsir (tengah) kini sedang mencoba keberuntugan dengan nomor punggung baru bersama Singo Edan.(firman)

MALANG - Laga Arema FC versus Barito Putera, Minggu (14/1) lalu, menjadi ajang perdana bagi dua pemain muda Singo Edan yang berganti nomor punggung. Nasir dan Mochamad Junda Irawan, resmi memiliki nomor baru dalam mengarungi musim 2018. Junda memilih nomor 6, sedangkan Nasir beralih pada nomor punggung 8.

Sebelumnya, Junda mengenakan nomor punggung 31. Nomor tersebut dia kenakan sejak tahun 2016 dirinya bergabung bersama tim kelahiran 1987 itu.

"Saya sekarang meninggalkan nomor 31 dan memilih nomor punggung 6. Ini nomor favorit saya dan baru keturutan kali ini selama di Arema," ujar Junda.

Menurut

dia, sejak 2015 sebenarnya sudah mengidamkan nomor yang identik dengan dirinya sejak masa SSB sampai dirinya berkarier di Brisbane Roar, Australia. Tetapi, saat bergabung di Arema dalam era kepelatihan almarhum coach Suharno, dirinya tidak bisa memilih jersey dengan nomor 6. Sebab, nomor tersebut sudah dipilih oleh Suroso.

"Waktu itu saya pilih 31. Sebenarnya saya ingin ganti nomor sejak dua tahun lalu. Tetapi ada Ryuji (Ryuji Utomo), lalu Hanif Sjahbandi. Pas tahun ini Hanif ganti nomor, saya pun memilih nomor ini," jelas dia panjang lebar.

Junda mengakui, mendapatkan kembali nomor punggung favoritnya, membuat dirinya bersemangat menyambut tahun 2018. Dia berharap permainannya juga mencapai level terbaik, sama seperti dirinya saat dipanggil Timnas kelompok umur serta saat dia bermain di Uruguay dan Australia.

"Semoga ini awal yang bagus saya, apalagi banyak legenda sepak bola dengan nomor tersebut seperti Franco Baresi," tegasnya.

Selain Junda, pemain asal Tuban yakni Nasir juga memilih nomor baru. Dia kini memilih jersey bernomor punggung 8. Faktor ingin menyamakan dengan tanggal kelahiran, membuat pemain 22 tahun itu memilih nomor tersebut.

"Saya lahir 8 Oktober, itu salah satu alasannya. Ada alasan lain yang saya pribadi saja yang mengetahuinya," papar dia.

Menurut Nasir, dia rela menanggalkan nomor 21 yang selama semusim kemarin dikenakannya. Ia berharap, dengan nomor yang sudah lowong tak bertuan selama musim lalu, akan berpengaruh pada keberuntungan dan kariernya.

"Selain bagi saya, tentu juga bagi Arema. Yang jelas saya sangat menyukai angka delapan," bebernya.

Dipilihnya angka 8, sekaligus menyempurnakan konfigurasi tanggal, bulan dan tahun lahir Arema. Banyak pendukung tim Singo Edan memprediksi, Arema bakal tampil lebih edan ketika nomor 11, 8, 19 dan 87 dikenakan oleh penggawanya. Nomor 11 kini menjadi Rivaldy Bawuo, nomor 8 dikenakan Nasir,

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga