Sopir Ngantuk Membikin Kemacetan Parah Surabaya Malang

  • 2018-01-16 penulis : suparijono
  • Editor :junaedi
  • dibaca :611
Sopir Ngantuk Membikin Kemacetan Parah Surabaya Malang Petugas yang sibuk mengevakuasi truk yang melintang jalan di wilayah Singosari Kabupaten Malang, Selasa pagi (16/1/2018)

MALANG - Truk bermuatan genteng terguling di Jalan Raya Singosari, tepatnya di Desa Losari, Singosari, Kabupaten Malang Selasa (16/1/2017), pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun truk N 8289 UZ ini dikendarai Amirullah, 20, warga Dusun Panaan, Karanganom, Kabupaten Pamekasan, membuat kemacetan panjang di jalan protokol Malang Surabaya dan sebaliknya.

Karena truk yang terguling dan melintang jalan yang praktis menutup jalur dari arah Surabaya ke Malang. Polisi yang kemudian melakukan contraflo untuk mencegah kemacetan yang lebih parah. Seraya menunggu evakuasi truk yang terguling.

Dari data yang dihimpun, Amirullah mengemudikan truknya dari Surabaya menuju

Malang. Namun ketika sampai dilokasi kejadian, sopir merasakan kantuk berat. Sehingga kehilangan kendali, kemudi mengarah ke lajur kanan dan menabrak pembatas jalan.

Hingga akhirnya truk oleng dan terguling dan melintang di tengah jalan dengan muatan yang berserakan di jalur yang merupakan akses jalan  Surabaya-Malang. Kemacetan pun terjadi hingga mengular sepanjang tiga kilometer.

“Saya memang sudah tiga hari tidak tidur. Jadi saya merasa lelah sekali,” ungkap Amirullah saat di TKP.

Ia menambahkan rencananya akan membawa muatan genteng itu ke beberapa tempat di Kota Malang. “Saya lupa catatannya dimana. Gentengnya buat orang yang mau bangun rumah,” imbuhnya.

Menurut Kanit Laka Satlantas Polsek Singosari, AKP Bambang Sidiq, laka tunggal itu terjadi sekitar pukul 04.00. Karena truk banyak muatannya, sehingga cukup lama untuk mengevakuasi truk dari badan jalan. Truk ini mengangkut genting.

“Laporan yang masuk kepada kami sekitar pukul 04.00 WIB. Tim kami langsung melakukan ke TKP dan mengatur lalu lintas karena posisi jatuhnya memang melintang,” tuturnya.

Proses evakuasi truk dan muatannya itu baru selesai dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB. Petuas sedikit kesulitan dengan truk ini karena as roda patahnya patah. (mg1/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga