UIN Maliki Tampung 3.500 Maba

  • 2018-01-19 penulis : rosi
  • dibaca :882
UIN Maliki Tampung 3.500 Maba

MALANG-Program Studi Manajemen dan Bahasa Indonesia menjadi pilihan favorit pendaftar di UIN Maliki pada Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) 2017 lalu. Manajemen juga masih jadi favorit di jalur Seleksi Bersama Masuk (SBMPTN) 2017, disusul psikologi dan farmasi. 

Wakil Rektor 1 UIN Malang Dr. H. M. Zainuddin mengungkapkan, peminat ke UIN Maliki memang terus meningkat. Namun dengan banyaknya peminat tersebut, pihaknya akan tetap menerima kuota pendaftaran yang sama dengan tahun lalu. Dengan total keseluruhan seleksi sekitar 3.500 mahasiswa baru.

“Kita tidak akan menambah kuota maba, karena setiap tahunnya UIN Malang tidak bisa menerima

lebih dari 3.500 maba. Penyebabnya karena adanya kapasistas ma’had yang sangat terbatas. Sehingga dalam seleksi SNMPTN dan SBMPTN nanti akan semakin ketat. Apalagi setiap tahunnya pendaftar juga akan semakin bertambah,” ujar Zainuddin kepada Malang Post (induk Klikapa.com).

Pihaknya juga mengatakan ada kemungkinan akan mengakomodir penambahan mahasiswa.

“Kalau memang banyak, kita akan tambah, tapi masih belum tahu berapa,” terangnya.

Pada tahun lalu saja, lanjut dia, untuk pendaftaran seleksi SNMPTN maba yang diterima sebanyak 816 dari jumlah peminat 4.418 untuk semua jurusan. Dengan penampung terbanyak pada jurusan Manajemen 113 dan kedua pada jurusan Bahasa dan Sastra sebanyak 100 maba. Sedang untuk SBMPTN, prodi peminat terbanyak di UIN Maliki juga pada jurusan Manajemen sebanyak 1.590 peminat disusul Psikologi 1.365 dan Farmasi 1.229 peminat.

“Dari dua seleksi tersebut, tentu SBMPTN tentu persaingannya semakin berat, karena ada beberapa tes yang harus mereka lalui. Dengan begitu, maba yang akan diterima juga memiliki kualitas yang sangat bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk beberapa jurusan yang minim peminat untuk SNMPTN di UIN Maliki adalah prodi Fisika yang tercatat sebanyak 82 pendaftar. Sedang untuk seleksi SBMPTN juga masih sama pada prodi fisika dengan peminat sebanyak 158.

Dengan banyaknya pendaftar, ia menjelaskan jika ada kesempatan bagi para calon pendaftar yang tidak diterima pada dua seleksi tersebut. Jalur lain yang bisa dijajal adalah SPAN-PTKIN dan Jalur UM-PTKIN.

Dimana untuk jalur SPAN-PTKIN dalam seleksinya dilihat dari nilai rapor dan prestasi secara nasional oleh perguruan tinggi negeri islam dengan dikoordinasi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama. Sedang untuk jalur UM-PTKIN jalur seleksi nasioanal oleh perguruan tinggi negeri islam dengan tes tulis. (eri/oci)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga