Hujan Dua Bangunan Di DAS Brantas Longsor

Hujan Dua Bangunan Di DAS Brantas Longsor longsor di Jalan BS Riadi Gg 13 RT01 RW06 Kelurahan Oro-oro Dowo,Jumat (19/1/2018).(firman)

tiga rumah ini mengungsi. Mencari yang aman, karena takut ada longsor susulan,’’ tambahnya.

Dapur ambrol juga terjadi di Jalan BS Riadi, belakang SMP Muhammadiyah Kota Malang. Air sungai Brantas yang tinggi tak hanya meruntuhkan bangunan dapur, tapi juga menghanyutkan seluruh perabotan dapur yang ada di situ.

”Sekitar pukul 10.30 kemudian juga ada longsor tidak jauh dari TKP pertama. Dan langsung kami lakukan penanganan. Kami juga meminta penghuni rumah yang dapurnya ambrol untuk mengantisipasi terjadi longsor susulan,’’ kata Hartono.

Tanah longsor juga terjadi di Jalan KresnaRT03 RW01, Kelurahan Polehan. Tanah longsor itu membuat dapur rumah milik Kajuri, 75 tahun, juga runtuh. Tidak hanya perabot rumah tangga, ambrolnya dapur itu juga membuat tandang berisi empat ekor ayam di dapur rumahnya hilang.

Diceritakan oleh pensiunan Satpol PP Kota Malang ini, peristiwa itu terjadi puku; 10.00. Saat itu dia baru saja mencuci, dan kemudian ditinggal untuk melihat orang mancing. Tapi demikian tidak lama dia kembali karena perasaannya tidak enak.

”Waktu itu langsung mencari istri saya Suratmi. Dia sedang menimba air,’’ katanya.

Kajuri pun kaget saat mendengar suara gemuruh dibelakang rumahnya. Dan seketika itu juga dia memanggil sang istri. ”Saat melihat ke belakang, dapur rumah sudah ambrol. Dan istri saya lari ke depan,’’ katanya. Kajuri langsung menelpo anggota BPBD, yang selanjutnya datang ke lokasi kejadian.

”Kerugiannya Rp 15 juta. Dulu saya sendiri yang membangun plengsengan itu, dan habisnya senilai itu,’’ kata Kajuri.

Berita Terkait

Baca Juga