Surga Tersembunyi di Jabung

  • 2018-02-10 penulis : kerisdianto
  • Editor :Rista
  • dibaca :1695
Surga Tersembunyi di Jabung Salah satu spot swafoto menanatang yang disediakan dengan latar pemandangan hutan dan alam.

kita," ingatnya.

Diungkapnya, air sungai yang jernih dan dingin akan membuat gerah segera berlalu. Setelah menemui sungai, ia memberi saran jika setiap pengunjung harus berhati-hati. Pasalnya untuk menuju Coban Jodo, pengunjung harus menyisir sungai selebar tujuh meter dengan kedamalan 45 cm dengan melawan arus.

"Setelah menyisir sungai kira-kira 150 langkah, kita nanti akan menemui tangga naik dan kemudian bertemu dengan sungaiyang sama hingga empat kali," urai laki-laki yang juga suka dengan fotografi ini.

Pada puncaknya, setelah melalui sungai yang keempat, diungkapkan alumni Ilmu Komunikasi UMM ini, pengunjung sudah bisa melihat keindahan Coban Jodo

yang tinggi sekitar 150 meter.

"Saat di lokasi itu, kita akan melihat keindahan seperti sebuah menara yang mengerucut tinggi ke atas. Untuk menikmatinya kita juga bisa memandang dua coban yang bersebelahan dari beberapa titik dan menikmati kesegaran air dari Coban Jodo," tandasnya.

Setelah cerita tentang perjalanan berat yang harus dilalui untuk menuju air terjun Coban Jodo, Gunawan juga menceritakan, ada beberapa air terjun yang akan ditemui selama perjalanan.

“Namanya Coban Kricik, di sana airnya tidak deras dan tidak terlalu tinggi. Namun pemandangannya juga tak kalah menakjubkan. Apalagi sekelilingya dipenuhi dengan pohon-pohon yang besar berdaun lebat,” bebernya.

Setelah itu, tepat di sebelah kiri Coban Kricik, air terjun kedua juga akan ditemui. Ia mengatakan jika pada air terjun kedua memiliki nama yang seperti kesebelasan sepak bola arek Malang. Yaitu Coban Arema. Ia sendiri menerka, jika sebutan untuk Coban Arema karena susunan bentuk bebatuannya memang mirip dengan kepala singa.

“Akhirnya setelah dua coban yang ditemui saat perjalanan, Coban Jodo yang menjadi tujuan utama akhirnya tepat di depan mata. Lelah pun terbayar sudah. Dan pasti, kita akan basah terkena air jatuh ke bawah yang terbawa angin,” ungkapnya.

Setelah diamati, nama Coban Jodo kemungkinan besar karena coban ini memiliki dua air terjun yang letaknya bersebelahan ini. Maka coban ini pun dikenal masyarakat dengan Coban Jodo. (eri/lim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga