'Diculik' dari Rumah, Remaja Ini Disetubui di Rumah Kos dan Dipaksa Jadi LC

  • 2018-02-13 penulis : Fino
  • Editor :Rista
  • dibaca :20681
'Diculik' dari Rumah, Remaja Ini Disetubui di Rumah Kos dan Dipaksa Jadi LC Pemeriksaan petugas Polres Malang terhadap tersangka dan saksi kasus asusila.

MALANG – Polres Malang mengungkap kasus membawa lari dan persetubuhan anak di bawah umur, Selasa (13/2/2018). Korban adalah seorang remaja berinisial RKH, 16, warga Kepanjen, Kabupaten Malang. Pelakunya, pria berinisial FR, 19, warga Kepanjen.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung melalui Kasatreskrim AKP Adrian Wimbarda menyebut ada tiga orang yang diamankan dan diperiksa di Unit PPA Satreskrim Polres Malang. Namun tidak dirincinya siapa saja identitas mereka.

Menurutnya, RKH dilarikan ke sebuah kos-kosan kawasan Kepanjen selama tujuh hari tujuh malam. RKH juga disetubuhi sebelum akhirnya disuruh menjadi Ladies Companion (LC) karaoke dengan iming-iming

uang Rp 200 ribu.

Kasus ini terungkap setelah Polres Malang melakukan razia di karaoke-karaoke kawasan Kepanjen, beberapa saat lalu.

“Korban masih duduk di bangku sekolah. Awalnya diajak oleh terlapor FR ke kos-kosannya selama satu minggu, lalu dijanjikan uang Rp 200 ribu bila mau menjadi pemandu lagu,” ungkap Adrian kepada wartawan.

Dari keterangan para tersangka yang diamankan, yakni FR dan dua temannya, awal kasus persetubuhan terjadi pada 5 Februari 2018 lalu.

Diduga, FR merayu RKH agar mau pergi dengannya. Pada 5 Februari lalu, RKH yang tercatat sebagai siswi kelas 11 salah satu SMK di Kepanjen, diajari mencari alasan agar bisa keluar dari rumahnya. Akhirnya, pamit kepada orangtuanya dengan dalih mengikuti Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di sekolahnya.

RKH ketika itu dijemput FR dan diajak ke sebuah rumah kos milik teman FR di kawasan Kepanjen. FR tinggal bersama RKH selama tujuh hari tujuh malam di kos tersebut. Saat itulah mereka melakukan hubungan layakny suami istri.

Setelah tujuh hari, FR dibantu seorang teman wanitanya, merayu RKH agar mau menjadi pemandu lagu atau ladies companion (LC) dengan iming-iming Rp 200 ribu. RKH menerima. Namun saat hari pertama RKH bekerja, Polres Malang menggelar razia, dan terbongkarlah kasusnya karena polisi curiga anak seorang remaja bekerja menjadi LC.(fin).

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga