Diguyur Hujar dan Angin, Pemuda Ini tertimpa Tenda untuk Menyambut Calon Wali Kota

  • 2018-02-22 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1310
Diguyur Hujar dan Angin, Pemuda Ini tertimpa Tenda untuk Menyambut Calon Wali Kota Muhammad Tohir (kiri) dipijat karena tertimpa besi tenda saat hujan deras di Jalan Ngaglik Gang 2 Sukun.

MALANG- Nasib apes dialami Muhammad Tohir, 27, warga Jalan Ngaglik Gang 2 RT09 RW01, Sukun, Kota Malang, Kamis sore (22/2/2018. Saat ada acara menyambut pasangan calon wali kota, mendadak besi tenda ambruk saat diterpa hujan deras. Akibatnya, leher dan tangan kirinya mengalami luka memar.

Saat besi menimpanya, Tohir dalam posisi tertelungkup. Tohir bercerita kejadiannya berawal dari upaya panitia penyambutan pasangan Cawali Anton dan Cawawali Samsul (Asik) di kampung Ngaglik Gang.

“Siang pasang terop, sore tiba-tiba hujan deras, bahkan sampai hujan angin,” kata Tohir.

Tenda utama, digunakan untuk tempat duduk para tamu sekaligus pasangan calon wali kota. Sedangkan tenda satunya untuk menutupi bedak serta orang-orang yang berjualan di sisi depan tenda utama. Bedanya, tenda bagi pedagang ini, terbuat dari terpal.

Sekitar pukul 15.00, hujan deras disertai angin mengguyur wilayah Sukun dan sekitarnya. Rupanya, air huja itu menggenang di atas terpal yang menutupi para pedagang. Karena volume air itu makin bayak, warga beramai-ramai memegangi tenda agar tidak ambrol.

 “Saya menaiki tiang, lalu menahan terpal dan besi tenda agar tidak menimpa pedagang yang ada di bawahnya,” ungkap pemuda ini.

Namun saat itulah tenda itu mendadak ruboh. Warga dan pedagang bisa menghindari area yang tertutup tenda. Tapi, Tohir telat turun saat tenda ambruk. Dia pun terjatuh dengan posisi tertelungkup. Lehernya lalu tertimpa besi tenda. Dia sampai pingsan karena benturan keras di lehernya. (fin/mar)

Berita Terkait

Baca Juga