Ditemukan Silet yang Diduga untuk Meyayat Purnawirawan Polisi Hingga Tewas | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ditemukan Silet yang Diduga untuk Meyayat Purnawirawan Polisi Hingga Tewas

  • 2018-02-25 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4151
Ditemukan Silet yang  Diduga untuk Meyayat Purnawirawan Polisi Hingga Tewas Pemakanan jenazah purnawirawan polisi Kombespol, Agus Samad, 71, yang diduga menjadi korban pembunuhan di rumahnya di Perum Bukit Dieng Blok MB 9. 

MALANG- Tim khusus Satreskrim Polres Malang Kota (Makota) dan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim terus mengumpulkan informasi terkait terbunuhnya purnawirawan Kolonel Polisi (sekarang Kombespol), Agus Samad, 71. 


Alat yang diduga digunakan untuk menyayat tangan korban telah ditemukan. Yakni silet (pisau cukur). Selain itu polisi juga perburuan sidik jari di TKP  terus dilakukan. 


Kapolres Makota, AKBP Asfuri menyebut penyidik forensiknya tengah menganalisa silet yang ditemukan di galon dekat meja makan. Sebelumnya, beredar informasi bila silet itu ditemukan di kamar mandi. 


“Ditemukan sebuah silet, di atas galon dekat meja makan, silet ini memiliki bercak darah,” katanya Minggu (25/2/2018). 


Silet yang ditemukan oleh polisi, adalah pisau yang biasa dipakai untuk mencukur jenggot dan kumis. Pisau pipih ini merupakan pisau isi ulang yang bisa dibongkar pasang pada alat cukur.
Asfuri mengaku petugasnya mengalami kesulitan menganalisa silet dengan bercak darah ini. Sehingga, polisi belum memastikan apakah alat itu dipakai untuk menyayat pergelangan tangan mantan Wakapolda Sumatera Utara ini. 

Analisa kepolisian juga sudah memasuki upaya deteksi sidik jari di silet berukuran kecil ini.

“Kami masih dalami apakah ini silet yang dipakai menyayat pergelangan tangan korban, serta apakah darah itu adalah darah korban, juga masih dianalisa. Kami cukup kesulitan mendeteksi sidik jari dari silet ini karena ukurannya. Kami akan cari cara lain untuk deteksi sidik jari,” tambah perwira menengah ini.

Terkait hasil otopsi, polisi masih menunggu keterangan dari dokter forensik yang melakukan pembedahan dan analisa jenazah korban. Menurut Asfuri, hasil otopsi akan diminta secepatnya dari petugas forensik, untuk membuka titik terang kasus yang masih diselimuti misteri tersebut.

Sementara itu, jenazah korban Minggu siang dimakamkan secara dinas kepolisian di TPU Dieng. Setelah disemayamkan di rumahnya, perumahan Bukit Dieng MB 9, Kelurahan Pisang Candi, Sukun, jenazahnya dilepas keluarga yang diwakili Brigjen Pol (Purn) Supriadi. 

Suhartutik,


BERITA TERKAIT