Pikap Oleng Hantam Pasutri, Terbalik, Tiga Tewas Seketika

  • 2018-02-26 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2332
Pikap Oleng Hantam Pasutri, Terbalik, Tiga Tewas Seketika Mobil pikap Luxio dan pepaya muatannya berhamburan di TKP setelah menabrak pengendara motor.

MALANG–Kecelaan maut terjadi di Jalan Raya Sudimoro, Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (25/2/2018) malam sekitar pukul 21.00. Mobil pikap Luxio bermuatan Pepaya yang hilang kendali, menabrak pasutri yang mengendarai motor. Akibatnya tiga orang tewas di TKP dan satu orang lagi harus dirawat di rumah sakit.

Korban tewas adalah Kasianto dan istrinya Suliyah, warga Dusun Bangsri, Pamotan, Dampit. Ia saat itu mengendarai motor Honda Beat. Satu korban tewas lagi adalah Herman Satrio,43, warga Dusun Krajan, Sumberkradenan, Pakis. Ia kernet mobil pikap N 9579 GD.

Satu korban yang harus dirawat di rumah sakit adalah Maulana Maliki, 21, warga Desa Sumberkradenan, Pakis. Ia sopir pikap N 9579 GD. Ia saat ini masih dalam perawatan di RS Bokor Turen, karena mengalami patah tulang bahu dan punggung.


Menurut Kasatlantas Polres Malang, AKP M Probandono Bobby Danuardi, kecelakaan ini saat ini masih dalam penanganannya.
Ikhwal penyebabnya diduga umar error. Mobil pikap yang dikemudikan Maulana Maliki, mendadak hilang kendali, oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor.

“Penyebab sementara karena human error. Namun apakah ada penyebab lainnya, masih didalami karena sopirnya juga belum bisa dimintai keterangan. Anggota juga masih melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi-saksi,” tegasnya, Senin (26/2/2018).


Keterangan di TKP menyebutkan jika mobil pikap itu berjalan dari arah timur ke barat. Tanpa diketahu penyebabnya, mendadak mobil ini oleng kekanan. Bersamaan sepeda motor melintas. Tan ayal, motor ini dilabrak mobil pikap. Saking kerasnya motor dan pengendaranya sampai terlempar beberapa meter, sedangkan pikap hingga terbalik.


Warga sekitar yang mengetahui peristiwa ini segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban meninggal ke kamar mayat rumah sakit Saiful Anwar Malang.

Ketiga korban tewan ini siang tadi telah diambil keluarganya dan dimakamkan. Bahkan pasutri adal Dampit yang tewas dimakamkan berdampingan di pemakanan umum di desanya.(agp/jon/mar)

 

(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Baca Juga