Menang secara Dramatis, SFC Tantang Arema di Final Piala Gubernur Kaltim II

  • 2018-03-03
  • Editor :junaedi
  • dibaca :860
Menang secara Dramatis, SFC Tantang Arema di Final Piala Gubernur Kaltim II Selebrasi Pemain Borneo FC Marlon Da Silva usai mencetak gol. Namun dlam laga ini Borneo FC harus mengakui keunggulan Sriwijaya FC lewat adu penalti.(dok, jawapos)

SAMARINDA-Juara bertahan Pusamania Borneo FC gagal meraih tiket final Piala Gubernur Kaltim II, setelah dipaksa menyerah oleh Sriwijaya FC lewat adu penalti 7-8  (3-3) di babak di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat malam (2/3/2018).

Dengan hasil ini, Laskar Wong Kito jukukan Sriwijaya FC, akan menghadapi Arema FC di final yang digelar Minggu (4/3/2018).

Sebelumnya Arema FC lebih dulu masuk final setelah mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0.

Di laga ini, cukup menarik dan berlangsung sangat ketat dan keras. Di babak pertama saja, pertandingan sempat dua kali terhenti. Menyusul terjadi friksi kedua tim.

Itu terjadi di menit injury

time babak pertama. Keributan itu  terjadi di pinggir lapangan. Kericuhan itu berawal dari sikutan  Abdul Rahman kepada Marckho Sandy. Sandy yang tidak terima membalasnya dengan menendang Rahman. 

Akibat insiden itu, Sandy dan Rahman sama-sama dikartu merah wasit. Kedua tim pun harus bermain dengan 10 orang. 

Keributan itu berbuntut.  Secara tiba-tiba pemain dari kedua tim masuk ke dalam lorong menuju ruang ganti. Padahal, wasit belum meniup peluit panjang tanda babak pertama berakhir. Namun kedua tim akhirnya kembali melanjutakan laga.

Borneo FC sempat unggul lebih dulu atas Sriwijaya FC di babak pertama lewat sundulan Marlon da Silva. Di babak kedua Borneo FC menambah dua gol lagi melalui kaki Lerby Eliandry dan sundulan Titus Bonai.

Meski sempat tertinggal, Sriwijaya FC mampu membalas dengan dua gol dari Alberto Goncalves dan menyamakan kedudukan 3-3 melalui tenangan bebas Makan Konate.

Wasit Jerry Elly pun meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Skor tetap imbang 3-3 untuk kedua tim yang membuat laga dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Di babak tambahan waktu, baik Borneo FC dan Sriwijaya FC terlihat berhati-hati dalam menyerang. Hingga babak perpanjangan waktu ini sudah posisi  tetap 3-3 dan harus ditentukan lewat adu penalti.

Lima penendang awal, tiga eksekutor Borneo FC sukses. dua lainnya gagal di tangan kiper Sriwijaya FC Teja Paku Alam. Ketiga pemain yang sukses itu, Lerby Eliandry, Marlon da Silva, dan Azamat Baimatov. Sedangkan yang gagal, Julien Faubert dan Srdan Lopicic.

Di kubu Laskar Wong Kito, Makan Konate, Novan Setia, dan Manuchekhr Dzalilov sukses menjadi algojo. Dua pemain lainnya, Beto dan Alfin gaga. Bolanya berhasil diblok M Ridho.

Setelah itu, Sriwijaya FC meraih untung melalui penendang tambahan. Dari tiga penendang tambahan, Hamka Hamzah dan M Nur Iskandar mampu mengecoh M Ridho.

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

Baca Juga