Curi Helm di SMK Mutu Gondanglegi, Ternyata Alap-alap Malang Selatan

  • 2018-03-10 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4436
Curi Helm di SMK Mutu Gondanglegi, Ternyata Alap-alap Malang Selatan Kedua tersangka maling helm, yakni Ilfat Dicky Ari Widodo alias Wawan dan DWN alias Dewo.

MALANG - Dua pemuda asal Turen, Kabupaten Malang ditangkap warga Desa Putat Kidul, Gondanglegi, setelah kepergok mencuri helm di area parkiran SMK Muhammadiyah 7 (Matu), Gondanglegi, Sabtu (10/3/2018). Bersyukur, keduanya selamat dari amuk warga karena segera diselamatkan warga lainnya.

Kedua pencuri itu adalah Ilfat Dicky Ari Widodo alias Wawan, 23, warga Jalan Tanjungsari, Turen. Dan, DWN alias Dewo, 16, warga Jalan Ahmad Yani, Turen. Mereka diamankan berikut barang bukti Helm INK warna merah yang dicuri dan sepeda motor Gaza N 3412 DI yang dipakai.


Hel itu milik korbannya, Ayu Dia Sari, siswi SMK Mutu Gondanglegi, warga Desa Krebet, Bululawang.


"Keduanya masih kami periksa. Mereka ternyata mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian helm," kata Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.

Pencurian itu terjadi sekitar pukul 09.00. Mereka berangkat dari Turen dengan berboncengan motor. Tujuannya memang mencari sasaran helm untuk dicuri.

Keduanya menuju area parkiran motor siswa SMK Mutu Gondanglegi. Sebelum mencuri, mereka sempat mengawasi situasi sambil modar-mandir. Ketika sepi, barulah berhenti di pinggir area parkiran.
 
Tersangka Ilfat menunggu di motor sedangkan Dewo yang mengambil helm yang oleh korbannya ditaruh di kaca spion. Saat akan kabur meninggalkan area parkir, aksinya diketahui M Fadli, penjaga parkir. Fadli pun meneriaki maling. Keduanya yang ketakutan membuang helm dan berusaha untuk kabur.

Warga yang mendengar teriakan Fadli, segera mengejar kedua tersangka. Hasilnya jarak sekitar 50 meter, keduanya berhasil ditangkap. Sempat dipukuli sebelum akhirnya diserahkan ke petugas Polsek Gondanglegi.

Dalam pemeriksaan, Ilfat mengaku sudah 12 kali mencuri helm, sejak awal 2018 lalu. Aksinya selalu dilakukan dengan Dewo. Selain di wilayah Kecamatan Gondanglegi, juga di Kecamatan Bululawang serta Turen.

"Helm curian saya jual ke seorang pedagang helm di Turen, antara Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu. Uangnya kami bagi berdua untuk membeli bensin

Berita Terkait

Baca Juga