Jaringan Internasional Peretas Situs Web Diringkus

  • 2018-03-13
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1516
Jaringan Internasional Peretas Situs Web Diringkus Ilustrasi hacker. ©Reuters/Kacper Pempel

JAKARTA-Jaringan peretas situs web lokal dan internasional digulung tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Tiga orang pelakunya pun telah diringkus. Mereka yang tergabung dalam komunitas Surabaya Back Hat ini kini sedang dalam pemeriksaan intensif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ketiga tersangka itu berinisial KPS, NA, dan ATP. Mereka ditangkap di Surabaya Minggu (11/3).

"Hingga saat ini telah ditangkap tiga dari target 6 tersangka yang mengatasnamakan dirinya kelompok SBH," kata Argo, kepada media Selasa (13/3/2018).


Dikatakan, KPS merupakan pendiri SBH yang telah berhasil meretas ratusan situs web di dalam maupun luar Indonesia dan meminta sejumlah uang melalui metode pembayaran akun PayPal dan Bitcoin dengan dalih untuk biaya jasa.

Sedangkan tersangka lainnya, NA, berperan sebagai anggota SBH yang telah membantu KBS menjalankan aksi kejahatan.

"Dari tersangka disita barang bukti berupa ponsel, laptop dan modem. Saat ini kedua tersangka diamakan tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan," tandasnya.

Para tersangka peretas situs web tersebut terancam dikenai Pasal 30 jo 46 dan atau pasal 29 jo 45B dan atau 32 Jo Pasal 48 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, dan 5 UU RI No 8 Tahun 2010 tentang TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

Ditreskrimsus AKBP Roberto Gomgom mengatakan ada lebih dari 44 negara, termasuk Indonesia dan Amerika yang diretas komunitas Surabaya Black Hat.

Negara lain yang diretas antara lain Vietnam, Cile, Kolombia, Irlandia, Iran, Ceko, Bulgaria, Perancis, Inggris, dan Jerman.(cnn-indonesia)

Berita Terkait

Baca Juga